The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bejat, Kakek Cabuli Anak 7 Tahun Berkali-kali, Akibatnya Korban Meninggal Dunia
Pihak kepolisian saat memaparkan kasus pencabulan yang dilakukan seorang kakek terhadap cucu tirinya (Antara)
News

Bejat, Kakek Cabuli Anak 7 Tahun Berkali-kali, Akibatnya Korban Meninggal Dunia

Senin, 05 April 2021 16:38 WIB 05 April 2021, 16:38 WIB

INDOZONE.ID - Seorang kakek 54 tahun berinisial TS diamankan unit PPA Polres Metro Jakarta Utara karena telah melakukan pencabulan terhadap cucu TO yang masih berusia 7 tahun hingga menyebabkan TO meninggal dunia.

Peristiwa pencabulan itu dilakukan TS hingga beberapa kali di rumah kontrakan TS yang ditempatinya bersama sang istri di kawasan Pademangan, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan kasus itu terungkap berkat peran dokter di Rumah Sakit (RS) Persahabatan Jakarta Timur yang melaporkan kejanggalan pada kematian korban ke Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara.

"Pada 30 Maret pukul 19.30 WIB, pihak RS Persahabatan, dr Andrew menghubungi piket Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dan menjelaskan terkait adanya dugaan perbuatan pidana atas diri korban," kata Guruh di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Senin (5/4/2021).

Guruh mengatakan pihak RS Persahabatan tidak berkenan mengeluarkan jenazah korban sebelum ada pengecekan dari pihak Kepolisian.

Personel piket Reskrim bersama Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara dan personel Polsek Pademangan kemudian membawa jenazah untuk melaksanakan visum di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Selain itu, sebagian personel Unit PPA juga ditugaskan mencari tersangka hingga akhirnya ditemukan di tempat kerjanya di Pelabuhan Sunda Kelapa pada Selasa 30 Maret 2021 pukul 22.30 WIB.

Kepala Unit PPA Polres Metro Jakarta Utara AKP Andry Suharto mengatakan, tersangka TS sempat kabur saat cucu tirinya itu dilarikan pihak keluarga ke RSUD Pademangan sebelum kemudian dirujuk ke RS Persahabatan.

"Sempat kabur dia, neneknya pun sempat diancam mau dihabisi kalau sempat lapor ke polisi. Sebenarnya sudah tinggalkan neneknya sejak lama, cuma dia bolak-balik saja (dari tempat kerja ke rumah)," kata Andry.

Andry mengatakan dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui telah melakukan kekerasan kepada korban.

Selain itu, polisi juga menemukan kejanggalan pada alat vital korban berdasarkan hasil visum di RS Polri Kramat Jati dan hasil pemeriksaan forensik RS Persahabatan.

Tersangka TS kini mendekam di sel tahanan Polres Metro Jakarta Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tersangka dikenakan dugaan pelanggaran pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 46 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dian Gunawan
JOIN US
JOIN US