The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Miris! Tak Cuma di Bogor, Ayah Kandung Juga Hamili Anak Gadisnya di Way Kanan Lampung
IRW (kiri) dan AU (kanan), dua ayah kandung yang tega mencabuli anak gadis sendiri. (Ist)
News

Miris! Tak Cuma di Bogor, Ayah Kandung Juga Hamili Anak Gadisnya di Way Kanan Lampung

Rabu, 17 Februari 2021 12:46 WIB 17 Februari 2021, 12:46 WIB

INDOZONE.ID - Seakan-akan parade, dua kasus ayah kandung mencabuli anak gadisnya sendiri di Indonesia terungkap dalam waktu yang berdekatan dalam bulan Februari 2021 ini.

Selain di Kampung Gunung RT03/RW03, Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kasus yang sama juga terjadi di Dusun ll Semeter, Desa Bengkulu, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Adalah pria berinisial AU (46 tahun), yang tega mencabuli putrinya berkali-kali sejak tahun 2020, hingga hamil empat bulan.

Kasus ini kemudian terungkap ke permukaan pada tanggal 14 Februari 2021.

Saat itu, sang anak malang tiba-tiba merasa mual saat sedang bekerja di sebuah warung makan di Bukit Kemuning, Lampung Utara.

Setelah diperiksakan di klinik ditemani temannya, ternyata gadis itu telah hamil dan usia janinnya sudah 4 bulan.

Karena bingung dan cemas, korban kemudian memberitahukan apa yang menimpanya kepada kakaknya. Dari situlah, korban dan kakaknya melaporkan perbuatan bejat ayah mereka.

Sebelumnya diberitakan, IRW (50 tahun), ayah kandung di Kabupaten Bogor yang mencabuli anak gadisnya sampai hamil dan menggugurkan janinnya, masih sempat berdalih soal perbuatan bejat yang telah dilakukannya, ketika diinterogasi polisi saat ditangkap baru-baru ini.

Katanya kepada polisi, ia mencabuli anak gadisnya karena tak kuat menahan nafsu birahinya karena sudah tak punya istri sejak 7 tahun terakhir. Ia menduda karena ditinggal mati oleh istrinya.

Ia kemudian meminta izin untuk menikah lagi, namun anak gadisnya itu tak membolehkan.

"Alasannya, dia minta izin ke anaknya mau menikah lagi, karena istrinya meninggal. Anaknya keberatan, gak dikabulkan, dan itu (pencabulan hingga hamil) terjadi," kata Kapolres Metro Depok, Imran Edwin Siregar, dalam konferensi pers baru-baru ini.

Bejatnya, IRW mencabuli anaknya sampai 10 kali sejak tahun 2020. Sampai-sampai, anaknya itu hamil 6 bulan.

Tak sampai di situ. Untuk menutupi perbuatan bejatnya, IRW menggugurkan janin yang dikandung anaknya itu.

Imran mengatakan, kasus ini terungkap pada 23 Januari 2021. Bermula dari kecurigaan warga yang melihat kuburan di belakang rumah kos-kosan, dari situlah kasus ini terungkap.

"Kemudian warga lapor ke polsek. Polsek menggali, ternyata itu ada jasad bayi," kata Imran.

Dari situ, polisi kemudian menyelidiki dan mendapati bahwa ada seorang anak perempuan di bawah umur yang dirawat di rumah sakit karena baru menggugurkan kandungan.

Setelah ketahuan mengubur bayi, Ir sempat mengaku kepada polisi dan warga kalau ia adalah suami dari anak di bawah umur itu.

"Kemudian si tersangka mengaku sebagai suaminya. Setelah diselidiki tersangka ini ternyata bapak kandungnya sendiri. Kejadian ini sejak 2020, saat si anak berusia 15 tahun," terang Imran.

Ir, kata Imran, kemudian memaksa putrinya untuk meminum pil tuntas untuk menggugurkan kandungannya.

"Jadi, setelah hamil, kemudian dipaksa digugurkan dengan obat jamu, pil tuntas itu, sebanyak 13 butir, dicampur, kemudian gugur dan anak (janin) meninggal. Usia janin kurang lebih 6 bulan," jelasnya.

Kepada wartawan, Ir mengaku telah 10 kali mencabuli putrinya. Saat ditanya kenapa ia tega, ia mengaku khilaf.

"Khilaf," katanya.

Setiap kali memaksa anaknya berhubungan badan dengannya, Ir mengancam anaknya dengan kekerasan. Dan agar anaknya yang kedua tidak tahu, Ir melakukan perbuatannya pada malam hari.

"Saya ancam ditinggalin. Saya pukul," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:


Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US