DPD Dorong Kerja Sama dengan China demi Mengatasi Sampah Plastik
Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dan Direktur Jenderal Komite Perlindungan Lingkungan dan Sumberdaya Prov. Guangdong, SU Yifan (Indozone/Mula Akmal).
News

DPD Dorong Kerja Sama dengan China demi Mengatasi Sampah Plastik

Ivanrida
Kamis, 07 November 2019 14:07 WIB 07 November 2019, 14:07 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, mendorong terciptanya kerjasama antara Indonesia dan China dalam pengelolaan lingkungan, khususnya polusi dan sampah plastik. 

Nono menganggap tingginya konsumsi plastik dan polusi udara di kedua negara, menjadi persoalan kritis yang perlu segera ditangani bersama. Sampah plastik merupakan persoalan yang belum bisa diselesaikan oleh Indonesia maupun China.

Padahal, pemerintah Indonesia telah menerapkan pengelolaan sampah plastik secara massif. Namun, langkah itu belum cukup mengatasi permasalahan tersebut. 

"Khususnya mengenai sampah, ini penting bukan hanya sekadar plastik. Indonesia mulai mengurangi, seperti mengurangi penggunaan plastik untuk gelas," kata Nono ketika menerima kunjungan Direktur Jenderal Komite Perlindungan Lingkungan dan Sumberdaya Provinsi Guangdong, SU Yifan, di Gedung DPD RI Jakarta, Rabu (6/11).

"Tidak lagi plastik, tetapi kaca. Kita tau China juga sedang melakukan upaya itu, kita akan nanti belajar juga ke China," lanjut Nono

Nono mengatakan perlu ada solusi untuk persoalan sampah dan polusi karena bumi harus dijaga habitatnya. Generasi saat ini diharapkan tidak mewariskan kondisi alam yang mengenaskan untuk anak bangsa pada masa mendatang.

"China dan Indonesia sama-sama negara tertinggi untuk tingkat polusinya. Kita harus pikirkan bersama solusinya seperti apa, sama-sama belajar supaya kelak tidak menjadi bermasalah untuk anak cucu," tutur Nono.

Sementara itu, SU Yifan menjelaskan kedatangannya ke DPD dalam rangka kunjungan kerjasama antarparlemen. 

SU Yifan menjelaskan, China dan Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk yang besar dan memiliki persoalan lingkungan yang tidak jauh berbeda. Misalnya, tingkat polusi yang tinggi dan sampah yang belum tertangani dengan baik. (MA)

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Ivanrida
Ivanrida

Ivanrida

Editor
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU