The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

2 Oknum Polisi Jual Senjata Api ke KKB, Pimpinan DPR Minta Polri Usut Tuntas
Ilustrasi senjata api. (Pixabay/Skitterphoto)
News

2 Oknum Polisi Jual Senjata Api ke KKB, Pimpinan DPR Minta Polri Usut Tuntas

Beri sanksi tegas.

Selasa, 23 Februari 2021 13:45 WIB 23 Februari 2021, 13:45 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengecam adanya tindakan oleh dua oknum Polisi yang menjual senjata api kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Ia menilai adanya dugaan penjualan senjata api ke KKB ini memperkeruh suasana keamanan dan ketertiban di Bumi Cendrawasih.

"Pemerintah terus berupaya menyelesaikan persoalan di Papua, langkah ini tidak boleh ternodai oleh tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Jangan dugaan tindakan tersebut memperkeruh suasana keamanan dan ketertiban di bumi cendrawasih," ujar Azis kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Azis mendesak agar pihak Propam Polri dapat mengusut tuntas siapa saja yang terlibat di dalam penjualan senjata api ini. Terlebih ini adalah menyangkut keamanan negara Indonesia.

"Kami minta agar kasus ini di usut tuntas serta mengungkap semua pihak-pihak yang terlibat, tanpa terkecuali. Ini adalah masalah keamanan negara," papar Azis.

Lebih lanjut, Azis meminta agar polri dapat memberikan sanksi tegas terhadap dua personel yang diduga menjual senjata api dan amunisi. Dengan demikian dapat memberikan efek jera serta pembelajaran bagi aparat kepolisian lainnya.

"Jika terbukti, maka dua anggota polri harus dipecat dan dipidanakan," tukasnya.

Sebelumnya dua oknum anggota dari Polresta Pulau Ambon dan Polres Pulau Lease ditangkap karena diduga menjual senjata api beserta amunisi ilegal kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat mengatakan penangkapan dua oknum polisi itu berawal dari penangkapan pembelinya di Papua Barat.

"Mulanya Polres Bintuni, Papua Barat, menangkap warga yang membelinya beserta barang bukti berupa senjata api. Lalu (kasus) dikembangkan dan ditangkap (oknum anggota Polri)," kata Roem.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Yulia Marianti
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US