Inilah Rancangan Perlindungan Sosial untuk Warga Terdampak Covid-19
Perlindungan sosial untuk warga terdampak virus corona atau Covid-19 (Screenshot/Twitter/@jokowi)
News

Inilah Rancangan Perlindungan Sosial untuk Warga Terdampak Covid-19

Kamis, 02 April 2020 11:39 WIB 02 April 2020, 11:39 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo telah menyiapkan beberapa bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

Presiden Jokowi menerbitkan Perppu sebagai fondasi untuk melakukan langkah-langkah luar biasa, dalam kaitan penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Berdasarkan video yang dibagikan oleh Presiden Jokowi di akun Twitternya, pemerintah akan menambah APBN hingga Rp405,1 T di 2020 untuk penanganan dan penanggulangan ekonomi akibat virus corona.

Alokasinya adalah Rp75 T untuk kesehatan, Rp110 T untuk perlindungan sosial, Rp70,1 T untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat, serta Rp150 T untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional.

Pemerintah juga menggratiskan pembayaran listrik untuk pelanggan listrik 450 watt dan menggratiskan separuh tagihan listrik untuk pelanggan 900 watt. Kebijakan ini berlaku untuk April, Mei, dan Juni.

Bagi pelanggan prabayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir

Kemudian, keringanan pembayaran kredit bagi pekerja informal, sopir taksi, ojek online, pelaku UMKM, nelayan dan penghasilan harian dengan kredit di bawah Rp10 miliar.

Terkait kebutuhan pokok, pemerintah mengimbau warga tidak panik karena stok pangan saat ini lebih dari cukup, dan sudah ada anggaran cadangan sebesar Rp 25 T untuk pemenuhan kebutuhan pokok.

Jumlah penerima kartu sembako akan dinaikan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta. Nilainya akan dinaikkkan dari Rp150 ribu jadi Rp200 ribu dan akan diberikan selama 9 bulan.

Pemerintah juga menaikkan jumlah peserta Program Keluarga Harapan dari 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga penerima. Besarannya dinaikan dari Rp2,4 juta menjadi Rp3 juta per tahun.

Anggaran kartu Pra Kerja ikut dinaikkan dari Rp10 T menjadi Rp20 T. Penerimanya terutama pekerja informal, ojek, sopir taksi, pengusaha mikro dan kecil yang terdampak Covid19. Nilai manfaatnya Rp650 ribu sampai Rp1 juta yang akan diberikan selama empat bulan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US