4 Alasan Belanja Buah & Sayur di Supermarket Tak Baik Untuk Kesehatan
photo/Ilustrasi/Pixabay
News

4 Alasan Belanja Buah & Sayur di Supermarket Tak Baik Untuk Kesehatan

Senin, 07 Oktober 2019 15:23 WIB 07 Oktober 2019, 15:23 WIB

INDOZONE.ID - Buah dan sayur merupakan dua hal yang wajib tersedia di rumah karena memiliki kandungan gizi dan vitamin yang tinggi. Untuk berbelanja buah dan sayur pun tidak boleh sembarangan, serta harus di tempat yang bersih dan aman supaya kualitasnya terjamin.

Kebanyakan orang saat ini memilih membeli buah dan sayur di supermarket. Memang, buah dan sayur di supermarket terlihat bersih dan segar. Namun ternyata, mengonsumsi buah dan sayur terlalu sering bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Bahkan, tidak disarankan berbelanja buah dan sayur di supermarket.

Lantas, apa yang menyebabkan buah dan sayuran yang ada di supermarket tidak baik untuk kesehatan? Nah, simak ulasannya berikut ini!

1. Sering Disemprot Air

Fruits and vegetables
photo/Ilustrasi/Pixabay

Buah dan sayuran di supermarket memang terlihat berkilau dan menyegarkan. Namun sebenarnya, pihak supermarket memiliki beberapa trik supaya buah dan sayuran yang dijual terlihat selalu menyegarkan. Salah satunya adalah dengan menyemprotkan air pada buah dan sayuran, setiap hari. Hal itu justru mengaruhi kandungan gizi dalam buah dan sayuran.

2. Buah dan Sayuran yang Dijual Stok Lama

fruits and vegetables
photo/Ilustrasi/Pixabay

Banyak orang mengira kalau buah dan sayuran yang dijual di supermarket selalu diganti setiap harinya. Nyatanya, hal itu tidak demikian. Buah dan sayuran yang dijual merupakan stok lama. Hanya karena pengaruh pendingin di dalam supermarket, buah dan sayuran aka terlihat lebih tahan lama dibandingan yang dijual di pasar tradisional.

3. Bisa Memicu Alergi

fruits and vegetables
photo/Ilustrasi/Pixabay

Bagi orang yang memiliki riwayat alergi pada makanan, sebaiknya tidak mengonsumsi buah dan sayuran yang ada di supermarket. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan bahan makanan tersebut bisa memicu alergi yang lebih besar yakni Oral Allergy Syndrome (OAS) atau Pollen Fruit Syndrome (PFS).

4. Kandungan Pestisida

fruits and vegetables
photo/Ilustrasi/Pixabay

Pestisida digunakan untuk menjaga buah dan sayuran dari serangan hama, gulma, serangga, dan jamur. Menurut laporan dari Pusat Ekogenetika dan Kesehatan Lingkungan dari University of Washington, penggunaan pestisida berisiko besar terutama pada bayi dan ibu hamil.

Beberapa pendapat menyebutkan bahwa buah dan sayuran yang dijual di supermarket cenderung lebih banyak mengandung pestisida. Hal itulah yang membuat buah dan sayur di supermarket selalu terlihat bersih, segar, dan tidak busuk.

Kendati demikian, berbelanja buah dan sayuran di supermarket tidak sepenuhnya berbahaya. Hanya saja, jika memang kamu memilih membeli buah dan sayuran di supermarket, sebaiknya lakukan pencucian berulang-ulang sebelum dikonsumsi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Indozone
Rizka
Rizka

Rizka

Writer
Rizka

Rizka

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU