Karena Berbohong, Pengidap Corona di Singapura Terancam Dipenjara
Ilustrasi - Turis yang memakai masker serta berpose untuk foto di Taman Merlion di Singapura. (photo/Reuters/Feline Lim)
News

Karena Berbohong, Pengidap Corona di Singapura Terancam Dipenjara

Rabu, 26 Februari 2020 22:22 WIB 26 Februari 2020, 22:22 WIB

INDOZONE.ID - Kementerian Kesehatan Singapura pada Rabu (25/2/2020) mengatakan telah menuntut seorang pria berusia 38 tahun dari Wuhan. Karena telah memberikan keterangan palsu soal riwayat keberadaannya di Singapura.

Warga negara Tiongkok itu ternyata sudah terinfeksi virus corona dan kini dirinya terancam dikenai hukuman penjara selama enam bulan oleh pihak berwenang Singapura.

Tak hanya dirinya, sang istri yang menetap di Singapura juga dituntut karena karena telah memberikan keterangan palsu saat pelacakan kontak berlangsung. Sang suami dipastikan telah sembuh dari virus tersebut, namun sang istri dikarantina karena tertular saat melakukan kontak dari sang suami.

Tuduhan berdasarkan Undang-Undang Penyakit Menular jarang muncul dan tuntutan tersebut merupakan kasus pertama yang dikeluarkan selama wabah virus corona di Singapura.

Dan orang yang pertama kali melanggar undang-undang tersebut bisa dikenai denda hingga 10.000 dolar Singapura (sekitar Rp99,7 juta) atau dipenjara selama enam bulan, atau dua-duanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU