The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Utang Nyawa kepada Terawan, Aburizal Bakrie Pilih Disuntik Vaksin Nusantara
Aburizal Bakrie Disuntik Vaksin Nusantara. (Foto: Instagram/@aburizalbakrie.id)
News

Utang Nyawa kepada Terawan, Aburizal Bakrie Pilih Disuntik Vaksin Nusantara

Di tengah polemik Vaksin Nusantara.

Minggu, 18 April 2021 20:55 WIB 18 April 2021, 20:55 WIB

INDOZONE.ID - Aburizal Bakrie atau yang akrab disapa Ical ini memutuskan untuk menyuntikan Vaksin Nusantara di tubuhnya. Hal itu dilakukan karena ia percaya Vaksin Nusantara bisa mencegah penularan Virus Corona (Covid-19) yang tengah melanda dunia termasuk Indonesia.

Di tengah polemik Vaksin Nusantara yang belum mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Ical justru mengajak istrinya melakukan proses penyuntikan Vaksin itu di RSPAD, Jakarta, pada Sabtu (17/4/2021).

"Hari ini (Kemarin, Red) saya disuntik Vaksin Nusantara. Sampel darah saya sudah diambil duluan delapan hari lalu. Saya termasuk yang pertama menjadi relawan untuk Vaksin Covid-19 buatan anak bangsa ini," kata pria yang akrab disapa Ical seperti dikutip dari Instagram @aburizalbakrie.id, Minggu (18/4/2021).

BACA JUGA: Kepala BPOM Memilih Tak Mau Berkomentar Soal Vaksin Nusantara

Ical mengaku sudah percaya dengan kemampuan mantan Menteri Kesehatan Terawan dalam membuat Vaksin. Bahkan, Ical mengaku memiliki utang nyawa kepada Terawan sehingga memutuskan untuk menyuntikan Vaksin yang dipercayanya bisa mencegah Covid-19.

"Saya percaya dengan vaksin ini karena memang saya percaya dengan kemampuan Dokter Terawan. Bahkan saya ini pernah hutang nyawa, karena beliau dengan metode 'cuci otak'-nya pernah menyelamatkan saya dari serangan stroke yang fatal," tulis Ical lagi.

Ical mengaku sebelumnya pernah membela Dokter Terawan dengan #SaveDokterTerawan. Bahkan, Ical mengklaim masih banyak tokoh lainnya yang ikut mendukung.

"Bukan hanya saya, banyak tokoh nasional yang pernah ditolong oleh Dokter Terawan. Karenanya banyak juga tokoh yang mendukung Vaksin Nusantara ini," kata Ical lagi.

Menurut Ical vaksin untuk Covid-19 tidak perlu dipertengangkan. Adanya vaksin tersebut dinilai merupakan ikhtiar yang baik untuk kemanusiaan.

"Di Bulan Ramadan yang baik ini mari kita juga berdoa semoga pandemi Covid-19 segera teratasi, dan kita bisa kembali beraktivitas dan berkarya seperti sediakala," kata Ical.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US