The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Banyak Masalah soal Vaksinasi Covid-19, DPR akan Bentuk Panja 
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pelajar SD Negeri 28 Dangin Puri di Denpasar, Bali, Sabtu (22/1/2022). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
News

Banyak Masalah soal Vaksinasi Covid-19, DPR akan Bentuk Panja 

Senin, 24 Januari 2022 10:31 WIB 24 Januari 2022, 10:31 WIB

INDOZONE.ID - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyebut jika Komisi yang menangani kesehetan ini akan membentuk panitia kerja khusus (Panja) terkait vaksinasi. Adapun Panja ini dibentuk usai ramainya permalsahanan vaksin Covid-19 di masyarakat.

Terbaru publik dikejutkan dengan vaksin palsu dan vaksin kosong yang disuntikkan kepada masyarakat. Maka dari itu menurut Netty diperlukan Panja untuk menyelesaikan permasalahan vaksinasi ini.

"Akibat banyaknya permasalahan dari hulu ke hilir di sektor vaksinasi, membuat komisi IX bersepakat untuk membentuk panitia kerja (panja) vaksin,"" kata Netty kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Disebutkan Netty proses tahap pembentukan Panja ini sambil menunggu tiap fraksi mengutus anggotanya untuk bergabung ke dalam Panja vaksin. 

Baca juga: Kemenkes: 1 dari 2 Pasien yang Meninggal karena Omicron Belum Divaksin Covid-19

Kata dia, Panja ini selain merespon dan menyoroti mengenai roadmap vaksin primer (dosis 1 dan 2), anggaran vaksin, target serta cakupan vaksinasi, juga berbagai isu dan permasalahan lainnya.

“Banyak hal yang akan kita dalami, sebut saja, jenis dan keteserdiaan logistik vaksin di lapangan dan rantai pasoknya, ketersediaan tenaga vaksinator, strategi tata kelola KIPI, sinkronisasi data vaksinasi, upaya pengelolaan limbah vaksin yang sesuai dengan standar, Vaksin untuk lansia dan Vaksin untuk anak, vaksin booster, vaksin kadaluarsa, keberpihakan pada vaksin dalam negeri dan banyak lagi," tegas Netty.

Wakil Ketua Fraksi PKS ini  berharap dengan terbentuknya panja ini membuat pemerintah lebih serius dan sungguh-sungguh dalam penanganan pandemi khususnya vaksinasi.

 "Kita bentuk panja ini bukan untuk mengancam pemerintah, tapi ini adalah bentuk tugas counterpart sebagai pertanggungjawaban kepada rakyat", tegas netty.

"DPR berusaha membangun keyakinan kepada masyarakat dengan menekan pemerintah untuk menggaungkan bahwa vaksin halal dan aman untuk masyarakat terutama anak-anak. Tapi, hal tersebut dirusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, " tambah Netty.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahmy Fotaleno
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US