The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

31 Tentara Dipecat Gara-gara Lakukan Kejahatan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur
Ungkapan 'Tentara Pemerkosa' terlihat di belakang seorang demonstran selama protes di depan batalion militer, terhadap laporan pemerkosaan yang dilaporkan atas seorang gadis asli Embera Chami oleh tentara, di Bogota, Kolombia. (Photo/REUTERSLuisa Gonzalez
News

31 Tentara Dipecat Gara-gara Lakukan Kejahatan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur

Sabtu, 04 Juli 2020 21:09 WIB 04 Juli 2020, 21:09 WIB

INDOZONE.ID - Sebanyak 31 tentara angkatan darat Kolombia dipecat karena diduga terlibat dalam kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur. Pemecatan itu dilakukan di tengah kemunculan banyak dugaan kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh tentara, Jumat (3/7/2020).

"Sebanyak 31 anggota telah dipecat dari institusi, mereka terdiri dari 12 perwira golongan rendah dan 19 prajurit. Langkah administratif ini diambil sejalan dengan norma hukum yang mengatur personel serta keputusan pimpinan," kata pernyataan Angkatan Darat Kolombia.

Dilansir Reuters, Sabtu (4/7/2020), para tentara yang baru dipecat kemudian akan menjalani penyelidikan disiplin dan kriminal. Setelah itu, kemungkinan mereka dapat dijebloskan ke dalam penjara.

Kasus itu menambah daftar pelaku kejahatan seksual yang dilakukan oleh tentara. Dari tahun 2016 hingga saat ini, tercatat sebanyak 119 tentara anggota angkatan darat yang menjalani tuduhan atas kejahatan tersebut.

Sebelumnya, pada pekan lalu sebanyak tujuh prajurit ditangkap atas tuduhan kejahatan seksual terhadap seorang perempuan dari suku pribumi di Provinsi Risaralda. Ketujuh tentara itu beserta tiga atasan pun dipecat, sementara dua perwira tingkat tinggi lebih tinggi dimutasikan.

Sedangkan pada akhir pekan lalu, kasus lainnya juga terjadi menyangkut seorang perempuan yang diduga mengalami kekerasan seksual oleh sejumlah prajurit selama ditahan beberapa hari di markas tentara di Provinsi Guaviare. Bahkan, perempuan itu ditahan tanpa makanan dan minuman.

Para korban dan kalangan pembela hak asasi manusia telah sekian lama menuding Angkatan Darat Kolombia melakukan pelanggaran HAM selama lebih dari lima dekade konflik internal berlangsung di negara itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
M. Rio Fani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US