The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Drama Pengesahan  RUU Cipta Kerja, Netizen Soroti Momen Mic Dimatikan Pimpinan DPR
Mic fraksi demokrat dimatikan saat rapat paripurna pembahasan RUU Cipta Kerja (Dok. DPR)
News

Drama Pengesahan RUU Cipta Kerja, Netizen Soroti Momen Mic Dimatikan Pimpinan DPR

Selasa, 06 Oktober 2020 10:24 WIB 06 Oktober 2020, 10:24 WIB

INDOZONE.ID - Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) telah disahkan menjadi UU oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna DPR RI. 

"Perlu kami sampaikan, berdasarkan yang kita simak dan dengar bersama maka sekali lagi saya memohon persetujuan di forum rapat paripurna ini, bisa disepakati?" kata Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dalam rapat paripurna di kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Sebelum mengambil keputusan, seluruh fraksi telah menyampaikan pandangannya terkait dengan RUU tersebut, yaitu enam fraksi menyatakan setuju, satu fraksi memberikan catatan (Fraksi PAN), dan dua fraksi yang menyatakan menolak persetujuan RUU Ciptaker menjadi UU (Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKS).

Setelah itu, pemerintah memberikan pandangannya terkait dengan draf akhir RUU Ciptaker sebelum diambil keputusan.

Namun, sempat terjadi ketegangan dalam rapat karena mic anggota Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman dimatikan saat mengajukan interupsi.

Benny mengajukan interupsi kepada pimpinan rapat sekaligus Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Selain Benny, beberapa anggota Fraksi Demokrat juga ingin menginterupsi.

Aziz kemudian memilih mematikan mic mereka saat berbicara. Mulai dari interupsi Marwan Cik Hasan, interupsi Irwan Fecho, interupsi Didi Irawadi, dan yang terakhir interupsi dari Benny.

"Sebelum dilanjutkan, tolong kami dikasih kesempatan," kata Benny.

"Saya sudah berikan kesempatan. Nanti lagi Pak Benny," jawab Azis.

"Sebelum Ketua ambil keputusan, kami ingin sampaikan. Tunggu, Pak," sela  Benny.

"Pak Benny, Anda bisa dikeluarkan," bentak Aziz yang lebih memilih memberikan kesempatan berbicara kepada pihak pemerintah.

"Kami persilakan kepada pemerintah untuk menyampaikan pandangannya. Nanti setelah pemerintah menyampaikan pandangannya," kata Azis.

Karena interupsinya tidak didengar dan micnya berkali-kali dimatikan, Benny menyatakan bahwa fraksi Demokrat walkout dari rapat paripurna.

"Kalau begitu, Demokrat menyatakan walk out dan tidak bertanggung jawab (atas persetujuan RUU Ciptaker menjadi UU)," katanya.

Selanjutnya, para anggota Fraksi Demokrat satu per satu keluar ruang rapat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US