The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Geger Jenazah Wanita Pasien COVID-19 Dimandikan Petugas Pria di RSUD Siantar, Suami Marah
Foto RSUD Djasamen Saragih di Kota Pematangsiantar. (ist)
News

Geger Jenazah Wanita Pasien COVID-19 Dimandikan Petugas Pria di RSUD Siantar, Suami Marah

Selasa, 29 September 2020 16:45 WIB 29 September 2020, 16:45 WIB

INDOZONE.ID - RSUD Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, menjadi sorotan publik se-Indonesia dalam beberapa hari terakhir, menyusul kasus pemandian jenazah wanita pasien COVID-19 oleh empat petugas laki-laki.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, wanita tersebut, Z (50 tahun), meninggal dunia pada hari Minggu, 20 September lalu. Dia kemudian dibersihkan oleh empat petugas pria sebelum dimakamkan.

Menyusul kasus itu, sang suami almarhum, Fauzi Munthe, lantas melapor ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar. 

MUI Kota Pematangsiantar kemudian memanggil pihak RSUD Djasamen untuk mempertanggungjawabkan kasus itu, tiga hari kemudian.

Memenuhi panggilan tersebut, dihadiri wartawan, Wakil Direktur III RSUD Djasmen Saragih Rony Sinaga menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui bahwa petugasnya lalai dalam menjalankan tugas.

"Kami dari pihak RSUD Djasamen Saragih Kota Pematang Siantar memohon maaf secara khusus kepada almarhumah, dan secara umum pada pihak keluarga, juga kepada MUI Pematang Siantar atas adanya kesalahan prosedur dalam pelayanan fardhu kifayah,” katanya.

Rony menambahkan, ke depan pihaknya akan memperbaiki prosedur layanan pemandian jenazah.

Permintaan maaf juga disampaikan Plt Direktur RSUD Dr Djadamen Saragih, Ronald Saragih.

"Saya mohon sebesar-besarnya,” kata dr Ronald.

Di tempat yang sama di kantor MUI di Jalan Kartini, Kelurahan Banjar, Siantar Barat, Ketua MUI Kota Pematangsiantar H Muhammad Ali Lubis mengatakan bahwa memandikan jenazah harus dilakukan dengan petugas yang jenis kelaminnya sama. Jika perempuan, katanya, maka harus petugas perempuan.

"Kami mendesak MUI Sumatera Utara mencabut sertifikat bilal mayit di rumah sakit itu, karena bilalnya tidak melaksanakan aturan memandikan jenazah seperti yang telah dilatih di MUI Pematang Siantar pada 18 Juli 2020," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US