The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mabuk Tabrak Polwan, Wabup Yalimo Jadi Tersangka dan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara
Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi. (Istimewa)
News

Mabuk Tabrak Polwan, Wabup Yalimo Jadi Tersangka dan Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Kamis, 17 September 2020 13:47 WIB 17 September 2020, 13:47 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 12 tahun penjara setelah diketahui mendabrak polwan Bribka Christin Meisye Batfeny (36) di Papua.

Hal ini diungkapkan Kapolda Papua  Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Kamis (17/9/2020).

Paulus memastikan kalau pelaku terpengaruh minuman keras saat mengemudikan kendaraannya hingga membuatnya kehilangan kendali lalu menabrak motor yang dikendarai Bripda Christin hingga tewas.

"Hasil tes minuman keras terhadap pelaku itu positif dan beliau mengakui dengan seorang temannya bahwa betul mereka dalam keadaan tidak sadar membawa kendaraan itu," kata Paulus.

Paulus menerangkan penanganan kasus tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Di mana dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 sudah mengatur, mana-mana yang dianggap pelanggaran dan mana yang dianggap perbuatan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang. 

"Ancaman hukuman kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain itu 12 tahun," kata Paulus.

Nyawa Bripda Christin tak dapat tertolong

Nasib tragis menimpa anggota polisi wanita (Polwan) dari Polda Papua yang tewas akibat dirabrak mobil yang dikendarai Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi saat melintasi jalan Ardipura Polimak I, Distrk Jayapura Selatan, Rabu (16/9) pagi.

Nyawa Bripka Christin M Batfeny anggota Bid Propam Polda Papua tak dapat tertolong usai dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat benturan keras di bagian kepala.

Nahasnya kecelakaan itu terjadi akibat Erdi Dabi mengendarai mobilnya akibat pengaruh minuman beralkohol yang membuanya mabuk dan sempoyongan saat mengendarai mobilnya.

“Kejadian itu terjadi saat korban hendak ke kantor mengendarai sepeda motor N-Max,” ungakap Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas, Rabu kemarin.

Tidak hanya mengalami benturan keras di bagian kepala, Bripka Christin juga mengalami mengalami patah tulang dan luka lecet pada kaki.

Menurut Gustav R Urbinas, pengendara yakni Wabub Erdi Dabi sedang menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian setelah diamankan.

Berdasarkan informasi yang diterima kejadian nahas terjadi pukul 7 pagi waktu setempat ketika korban hendak berdinas di Polda Papua.

Menurut Gustva kecelakaan itu terjadi saat pengendara mobil yang merupakan Wakil Bupati Yalimo gagal mengendalikan kendaraannya hingga menabrak korban. Pelaku juga saat diamankan masih dalam keadaan mabuk dan masih terpengaruh minuman keras.

Bahkan ketika diamankan dari lokasi kejadian ditemukan minuman keras di dalam mobil.

Kronologi kejadian saat pelaku dari arah Kota tujuan Entrop. Lalu setibanya di tempat kejadian mobil hilang kendali dan mengambil jalur berlawanan.

Sementara itu di saat yang bersamaan datang korban mengendarai motor, sehingga kecelakaan tidak dapat terhindarkan.

Saat kecelakaan terjadi, kobran bahkan sampai terpental sampai ke dalam saluran air. Mobil pelaku juga terjebak dalam saluran air tersebut.

Sementara itu berdasarkan rekaman CCTV yang beredar tampak mobil pelaku saat sebelum kecelakaan terjadi sudah hilang kendali.

Tampak di sebuah tikungan, mobil yang dikendarai Erdi hilang kendali dan melaju di jalur kanan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US