The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Berpotensi Tularkan Covid-19, Anak-anak dan Bayi Wajib Tes Kesehatan Sebelum Naik Pesawat
Calon penumpang memakai alat pelindung diri (APD) berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). (INDOZONE/Arya Manggala)
News

Berpotensi Tularkan Covid-19, Anak-anak dan Bayi Wajib Tes Kesehatan Sebelum Naik Pesawat

Tidak ada perkecualian.

Kamis, 30 Juli 2020 15:30 WIB 30 Juli 2020, 15:30 WIB

INDOZONE.ID - Banyak kalangan yang mungkin belum tahu, bahwa penularan virus corona atau Covid-19, tak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. Anak-anak maupun bayi, ternyata juga berpotensi menularkan virus tersebut.

Oleh karena itu, anak-anak maupun bayi, tetap diwajibkan mengikuti tes kesehatan dan mengisi Health Alert Card, guna memonitor kondisi kesehatan mereka ketika akan naik pesawat. 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan Indonesia (PERDOSPI), Dr dr Wawan Mulyawan SpBS(K) SpKP AAK kepada Indozone, saat dikonfirmasi pada Kamis (30/7/2020). 

"Semua usia punya potensi ditulari dan menularkan. Tidak ada perkecualian," ujar dr Wawan Mulyawan.

virus corona, covid-19, bandara soetta,
Ilustrasi petugas memeriksa kesehatan calon penumpang sebelum pemberangkatan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. (ANTARA/Fauzan)

Kemudian, dr Wawan Mulyawan menjelaskan, tidak ada batasan usia anak-anak atau bayi yang bisa ikut terbang menggunakan pesawat, namun demikian, sebelum mereka ikut terbang, tes kesehatan memang wajib dilakukan. 

"Sebab bayi usia diatas 10 Hari sudah boleh ikut terbang lho," ungkapnya. 

Namun demikian, ia menyarankan agar tes yang dilakukan sebelum penerbangan sebaiknya bukan tes cepat atau Rapid tes antibody. Tes metode itu disebutnya kurang efektif dan tidak bisa dijadikan acuan bahwa orang tersebut benar-benar sehat atau tanpa membawa virus corona.

Diakuinya, tes metode lain seperti TCM atau PCR memang membutuhkan biaya yang cukup tinggi. 

"Kalo soal rapid test antibodies sebenarnya kurang akurat, seharusnya rapid test antigen, TCM atau PCR," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Yulia Marianti
Sigit Nugroho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US