The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ribuan Pengungsi Korban Gempa Mamuju Belum Mau Pulang ke Rumah
Masyarakat korban gempa masih bertahan di sejumlah titik di kota Mamuju, Ahad (24/01/2021) (photo/ANTARA Foto/M Faisal Hanapi)
News

Ribuan Pengungsi Korban Gempa Mamuju Belum Mau Pulang ke Rumah

Senin, 25 Januari 2021 00:34 WIB 25 Januari 2021, 00:34 WIB

INDOZONE.ID - Ribuan pengungsi yang berada di sejumlah tempat di kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat belum mau pulang ke rumahnya meskipun telah dihimbau pemerintah setempat.

"Rumah kami rusak parah, kami mau kemana, tidak mungkin kembali ke rumah. Kami pengungsi, hanya bisa bertahan di tenda pengungsian," kata, Awal, salah seorang pengungsi di Mamuju, Minggu (24/1) dikutip dari ANTARA.

Ia mengatakan saat ini butuh kejelasan dari pemerintah mengenai upaya yang dilakukan untuk penanganan dampak bencana.

"Kalau kami disuruh pulang harus jelas bagaimana kami nantinya, karena tidak mungkin kami menempati rumah yang hampir roboh, atau tertimpa bangunan rumah tetangga yang roboh," katanya.

 Ia juga mempertanyakan, bagaimana dengan pengungsi yang sudah keluar daerah seperti menuju wilayah Utara Kabupaten Mamuju.

"Bagaimana mungkin mereka mau kembali ke pengungsian kalau pemukimannya hancur, sementara pemerintah tidak jelas dalam memberikan solusi dan belum memiliki data soal kerusakan pemukiman warga yang terdampak bencana," katanya.

Sementara itu Amrin, salah seorang pengungsi belum mau pulang rumahnya karena masih trauma dengan gempa dan takut dengan terjadinya gempa susulan.

"Biarkan kami di pengungsian sampai kami bisa merasa aman kembali ke rumah. Pemerintah juga mesti membantu kami karena situasi belum berjalan normal," katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini pemerintah provinsi dan kabupaten belum memberikan bantuan kepada pengungsi dan belum jelas langkah penanganan dampak gempa ini.

"Seandainya bukan bantuan dari pemerintah dan masyarakat Sulsel dan Sulteng dan seluruh Indonesia, maka kami tidak tahu bagaimana bertahan hidup di pengungsian, karena pemerintah setempat tidak melakukan apa apa," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US