The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ari Wibowo Masuk Kristen, Abu Janda Sebut Tuhan Tidak Adil, Bandingkan dengan Felix Siauw
Abu Janda berkomentar soal pindah agama Ari Wibowo dan Felix Siauw. (Ist)
News

Ari Wibowo Masuk Kristen, Abu Janda Sebut Tuhan Tidak Adil, Bandingkan dengan Felix Siauw

Rabu, 20 Januari 2021 20:17 WIB 20 Januari 2021, 20:17 WIB

INDOZONE.ID - Ari Wbowo sudah 40 tahun lalu pindah agama dari Islam ke Kristen, namun dalam beberapa jam terakhir, berita tentang konversi agamanya itu kembali ramai setelah ia berbincang-bincang dengan Daniel Mananta mengenai perjalanan spiritualnya.

Menanggapi berita yang ramai beredar, Permadi Arya alias Abu Janda seakan tak mau ketinggalan. Lewat Twitter, Abu Janda merasa Tuhan tidak adil karena Ari Wibowo, Nafa Urbach, dan Asmirandah masuk Kristen.

Ia lantas membandingkan konversi agama Ari Wibowo dengan Felix Siauw yang pindah dari Katolik ke Islam.

"Baca berita hari ini kadang saya tuh merasa Tuhan suka tidak adil.. ya Allah mosok kristen dapet Ari Wibowo, Nafa Urbach, Asmirandah, sementara kita dapet  @felixsiauw," tulisnya.

Tak cuma itu, Abu Janda juga membuat perumpamaan atas perbandingan yang ia bikin.

"yahya waloni ibarat tuker tambah ferrari sama suzuki carry truntung," tambahnya dengan emoticon menangis.

ist
Cuitan Abu Janda.

Adapun Ari Wibowo bilang bahwa ia merasakan kehadiran Tuhan saat mengunjungi sebuah gereja di Konstanz, Jerman.

"Gue kan waktu lahir ikut agama bokap (Islam). Kemudian waktu gue di Jerman, itu sebetulnya gue pernah ke gereja. Padahal gue non-Christian, tapi gue masuk ke gereja dan di situ Tuhan pertama kali kayak memperkenalkan diri pada gue. Gila enggak? Gila enggak?" katanya, saat berbincang dengan Daniel Mananta di kanal YouTube. 

Ari sendiri tidak paham bagaimana pengalaman spiritual itu ia rasakan. Apalagi, ibunya saat itu juga bukan seorang Kristen yang taat.

"I dont understand too. Masalahnya, nggak ada yang ngasih tau gue ini artinya begitu segala macem. Karena apa? Bokap muslim, nyokap Kristen KTP, like so many Germans. Jadi sebetulnya itu pengalaman yang aku cuma ngerasain sendiri dan aku nggak bisa share ataupun dapat jawaban dari siapapun, jadi hilang begitu aja," katanya.

Lebih lanjut, Ari menceritakan, saat ia menjalani pendidikan SD di Jerman, ada tiga anak muslim dari negara yang berbeda, yakni dia, seorang dari Lebanon, dan seorang lagi dari Turki.

"Kami ditanya, mau ikut ke gereja atau tinggal di sekolah bisa main di halaman. Entah kenapa ya kami mau ikut. Daripada di sekolah bertiga mau ngapain? Terus baris ke depan.Saya lihat kok ada bagi kerupuk. Entah kenapa saya ikut ke depan. Pasturnya juga gak nanya.  Ada suara di hati saya di hati atau otak saya, ikut berlutut dan berdoa," kenang Ari.

"Kemudian selesai berdoa, gue buka mata, itu rasanya kayak damai banget, rasanya indah banget, dan ada sesuatu gue merasa disayang. Hanya itu doank yang gue rasakan sebagai anak umur 9 tahun. Di situ gue sadar, kalau Tuhan itu ada dan dia sayang sama gue," lanjut aktor kelahiran 26 Desember 1970 itu.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US