The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kakek Biyok Bikin Kaget Warga Sumbar, Hasilkan Rp177 Juta dari Mencuci Piring
Kakek Biyok (Facebook/Afrianto Polong)
News

Kakek Biyok Bikin Kaget Warga Sumbar, Hasilkan Rp177 Juta dari Mencuci Piring

Sabtu, 06 Maret 2021 12:26 WIB 06 Maret 2021, 12:26 WIB

INDOZONE.ID - Kakek bernama Palyuri (81) atau yang akrab dipanggil Biyok ini, dikenal warga Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Sumatera Barat, sebagai sosok rajin dan suka menolong sesama.

Sehari-hari, Biyok yang merupakan penyandang tunarungu bekerja sebagai pencuci piring di pesta hajatan warga atau membantu membersihkan halaman warga.

Sebagai balas jasa, warga kemudian memberikan uang untuk Biyok. Uang ini kemudian ditabung oleh Biyok selama bertahun-tahun.

Beberapa waktu lalu, Biyok viral karena diduga tidak mendapatkan bantuan pemerintah, padahal kondisi ekonominya sulit dan merupakan penyandang disabilitas.

Lurah Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Musleniyetti lalu datang berkunjung ke rumah Biyok dan bergotong royong bersama warga membersihkan rumah Biyok.

Saat itulah, warga kaget menemukan banyak uang pecahan kecil yang disimpan Biyok dalam tumpukan kain. Warga lalu bekerjasama menghitung uang itu untuk disimpan di bank.

Total uang Biyok setelah selesai dihitung mencapai Rp177.600.000. Uang yang didominasi pecahan Rp2.000 dan uang logam itu dimasukkan dalam 10 karung.

Bahkan, Biyok memiliki uang keluaran 1971. Sayangnya, satu karung uang tidak bisa ditukarkan ke bank karena telah rusak dimakan tikus dan kecoak.

Uang tersebut akhirnya disetor ke ke bank milik daerah Bank Nagari. Biyok memang sangat protektif terkait uangnya karena pernah menjadi korban begal 7 tahun silam.

Kala itu, lehernya digorok dan ditelantarkan di TKP. Untunglah, warga berhasil menemukan dan membawanya ke rumah sakit untuk dioperasi.

Biyok juga tak mau mengemis dan sering menolak dikasih barang cuma-cuma oleh orang lain. Menimbang kondisi Biyok yang tuna rungu, pihak bank akan menyiapkan keamanan terkait uang tersebut.

"Rencananya itu nanti setiap penarikan harus ada referensi dari lurah sebagai yang bisa dipercaya. Ini untuk keamanan uang dari pak Biyok," kata Kepala Bank Nagari Payakumbuh Hafid Dauli.

Artikel menarik lainnya

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor
JOIN US
JOIN US