The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kubu Moeldoko Tuding SBY Daftarkan Partai Demokrat Atas Nama Pribadi
Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) bersama Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait KLB Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/3/2021). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
News

Kubu Moeldoko Tuding SBY Daftarkan Partai Demokrat Atas Nama Pribadi

Dilakukan Maret lalu.

Jumat, 09 April 2021 15:57 WIB 09 April 2021, 15:57 WIB

INDOZONE.ID - Salah satu pendiri Partai Demokrat yang juga masuk dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Hencky Luntungan menuding Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mendaftarkan Partai Demokrat ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kemenkumham atas nama pribadi.

“Tahukah anda bahwa secara diam-diam SBY telah mendaftarkan PD, sebagai miliknya atas nama pribadinya pada lembaga kekayaan intelektual Kemenkumham,” kata Hencky kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Adapun pendaftaran tersebut sudah dilakukan pada tanggal 19 Maret 2021 lalu. Menurut Hencky terkuak usai pihaknya melakukan penelusuran.

Terpisah,  Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Kongres Luar Biasa, Saiful Huda Ems, mengatakan apa yang dilakukan SBY tersebut justru membuat kubunya hanya bisa tertawa.

"Rupanya SBY masih belum sadar, bahwa Partai Politik itu bukan barang dagangan, juga bukan kepemilikan pribadi, melainkan kepemilikan orang banyak, karena itulah Partai Politik merupakan salah satu pilar dari demokrasi, dan bukan pilar dari salah satu keluarga," ungkapnya.

Ia menilai  SBY harusnya mengkaji kembali soal merek dan lukisan yang seharusnya layak dan tidak untuk didaftarkan ke Dirjen Kekayaan Intelektual.

"Pak SBY seharusnya juga mau membaca dan mengkaji tentang apa itu yang disebut dengan merek dan lukisan yang seharusnya layak dan tidak layak untuk didaftarkan ke Dirjen Kekayaan Intelektual," tuturnya.

Tak sampai disitu, Saiful menelankan bilamana SBY belum sadar partai politik bukanlah perusahaan bisnus. Lalu parpol juga bukan kepemilikan pribadi, namun kepemilikan banyak orang.

"Oleh karena itulah partai politik merupakan salah satu pilar dari demokrasi dan bukan pilar dari salah satu keluarga," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya: 


TAG
Fahmy Fotaleno
Harits Tryan Akhmad

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US