The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Selain Medan, Banjir Juga Menerjang Aceh Timur, 1931 Orang Mengungsi
Tim gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Aceh Timur, Jumat (4/12/2020). (ANTARA/HO)
News

Selain Medan, Banjir Juga Menerjang Aceh Timur, 1931 Orang Mengungsi

Intensitas hujan tinggi.

Sabtu, 05 Desember 2020 13:15 WIB 05 Desember 2020, 13:15 WIB

INDOZONE.ID - Bencana banjir tak hanya terjadi di Kota Medan, Sumatera Barat, tetapi juga menerjang Aceh Timur. Sebanyak 15 dari 24 kecamatan di Kabupaten Aceh Timur terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak dua hari terakhir.

"Hingga pagi ini, laporan sementara yang diterima terdapat 1.931 jiwa dari 481 kepala keluarga (KK) di 10 kecamatan di Aceh Timur harus mengungsi," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi dihubungi dari Banda Aceh dikutip Antara, Sabtu (5/12/2020).

Ashadi menjelaskan, korban terdampak banjir yang tidak mengungsi sebanyak 24,3 ribu jiwa dari 6,2 ribu KK tersebar di 15 kecamatan. Kecamatan tersebut  yakni Peureulak Timur, Julok, Peudawa, Sungai Raya, Indra Makmur, Bireum Bayeun, Peureulak, Ranto Peureulak, Pante Bidari, Idi Tunong, Nurussalam, Peureulak Barat, Idi Rayeuk, Darul Ihsan dan Madat.

Baca Juga: Jadi Tersangka, Cagub Sumbar Mulyadi Dipanggil Bareskrim Besok Senin

Ashadi merinci 1.931 jiwa yang mengungsi itu tersebar di Kecamatan Pereulak Timur 76 jiwa 19 KK, Kecamatan Sungai Raya 200 jiwa dari 50 KK, Kecamatan Indra Makmur sebanyak 832 jiwa dalam 208 KK.

Selanjutnya, di Kecamatan Rantau Pereulak 2020 jiwa dari 55 KK, Kecamatan Nurussalam 320 orang dalam 80 KK, Kecamatan Pereulak Barat sembilan jiwa dalam dua KK, Kecamatan Idi Rayeuk 126 jiwa dari 30 KK, dan di Kecamatan Madat 148 jiwa dalam 37 KK.

"Rata-rata mereka mengungsi ke meunasah (musala) dan rumah tetangga atau di tempat yang lebih tinggi, dan Alhamdulillah sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir ini," tegas Ashadi.

Kondisi terakhir sampai saat ini, lanjut Ashadi, debit air masih terus naik di setiap kecamatan karena hujan terus mengguyur daerah tersebut. Sejauh ini terus dilakukan koordinasi guna penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir.

"Kami sudah lakukan koordinasi dengan Dinas Sosial terkait penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak banjir,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, banjir merendam Kota Medan akibat meluapnya aliran sungai menyusul tingginya curah hujan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyebutkan bencana banjir merendam sedikitnya 2.773 unit rumah yang berada di tujuh kecamatan, yakni Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah, dan Medan Polonia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US