The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wanita Ini Buat Boneka Beruang dari Pakaian Pasien Covid-19 yang Meninggal
Seorang wanita membuat boneka beruang dengan pakaian korban COVID-19 untuk menghibur anggota keluarga. (Photo/REUTERS/Jose Luis Gonzalez)
News

Wanita Ini Buat Boneka Beruang dari Pakaian Pasien Covid-19 yang Meninggal

Jumat, 15 Januari 2021 18:15 WIB 15 Januari 2021, 18:15 WIB

INDOZONE.ID - Akibat pandemi Covid-19, banyak orang yang pada akhirnya ditinggalkan kerabat mereka akibat virus itu membuat orang meninggal. Sementara itu, belum lama ini seorang wanita penjahit yang berusia 55 tahun mencuri perhatian.

Wanita yang bernama Erendira Guerrero itu beralih dari menjahit masker wajah menjadi membuat boneka beruang dari pakaian pasien Covid-19 yang sudah meninggal akibat Covid-19. Hal itu dilakukannya untuk membantu orang yang berduka mengatasi kesedihan mereka.

boneka
Seorang wanita membuat boneka beruang dengan pakaian korban COVID-19 untuk menghibur anggota keluarga. (Photo/REUTERS/Jose Luis Gonzalez)

Dilansir dari India Times, Jumat (15/1/2021), proses berduka biasanya menjadi salah satu hal yang paling sulit diatasi, terutama di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut mengakibatkan banyak orang kehilangan kerabat mereka akibat Covid-19.

boneka
Seorang wanita membuat boneka beruang dengan pakaian korban COVID-19 untuk menghibur anggota keluarga. (Photo/REUTERS/Jose Luis Gonzalez)

Baca juga: Pengamat Ekonomi Sebut Merger Gojek dan Tokopedia Dinilai Untungkan Bisnis UMKN

Oleh karena itu, Erendira Guerrero memutuskan untuk membuat boneka beruang ini. Dalam sebuah potret, Erindira memotong kemeja menjadi beberapa bagian dari pakaian seseorang yang meninggal karena Covid-19.

boneka
Seorang wanita membuat boneka beruang dengan pakaian korban COVID-19 untuk menghibur anggota keluarga. (Photo/REUTERS/Jose Luis Gonzalez)

Baginya, beruang bisa menjadi pendukung penting bagi keluarga korban Covid-19 yang tidak bisa berpamitan dengan orang yang dicintainya di rumah sakit.

"Karena Covid-19, banyak orang dibiarkan tanpa penutupan, karena mereka tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada anggota keluarga mereka," kata Guerrero, dilansir dari AP, Jumat (15/1/2021).

"Begitu Anda memberi mereka potongan, ikatan yang sangat istimewa dibuat karena orang tersebut berubah total, menyentuh serat mereka," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Kana
M. Rio Fani
Kana

Kana

Editor
M. Rio Fani

M. Rio Fani

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US