The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

18 Ton Roket China Hantam Bumi Hari Ini, Puing-puingnya Jatuh di Samudera Hindia
Roket Long March-5, yang membawa wahana antariksa Chang'e-5, meluncur dari Situs Peluncuran Wahana Antariksa Wenchang, di pesisir provinsi pulau Hainan, China selatan, Selasa (24/11/2020). (ANTARA/Xinhua-Jin Liwang)
News

18 Ton Roket China Hantam Bumi Hari Ini, Puing-puingnya Jatuh di Samudera Hindia

Minggu, 09 Mei 2021 12:04 WIB 09 Mei 2021, 12:04 WIB

INDOZONE.ID - Roket China Long March-5B dikabarkan menghantam Bumi secara tidak terkendali pada hari ini, Minggu (9/5/2021). Roket sebesar 18 ton tersebut diketahui diluncurkan pada 29 April lalu.

Berdasarkan kabar terbaru, puing-puingnya disebut sudah masuk atmosfer Bumi dan hancur di Samudra Hindia dekat Maladewa.

"Onderdil roket Long March 5B masuk kembali ke atmosfer pada pukul 10:24 waktu Beijing (02.24 GMT) dan mendarat di lokasi dengan koordinat di bujur 72,47 derajat timur dan lintang 2,65 derajat utara," demikian pernyataan Kantor Rekayasa Teknik China Manned Space.

Koordinat tersebut menunjukkan titik jatuhnya puing roket di lautan di suatu tempat di barat daya India dan Sri Lanka. Sebagian besar puing terbakar di atmosfer, katanya.

Lembaga monitor Space-Track yang menggunakan data militer Amerika Serikat (AS) juga telah memastikan bahwa wahana tersebut sudah jatuh.

Kabar mendaratnya roket China ke Bumi itu sempat menghebohkan publik. Roket tersebut dikhawatirkan jatuh ke pemukiman. Juru bicara Pentagon, Mike Howard sempat berharap puing roket tersebut mendarat di laut, bukan di darat.

Terkait jatuhnya roket tersebut, Astrofisikawan Jonathan McDowell menganggap China ceroboh karena membiarkan roket tersebut menghantam Bumi.

"Nampaknya Beijing memenangkan pertaruhan ini (kecuali kita dapat kabar ada pecahan yang jatuh di Maladewa). Namun tetap saja mereka ceroboh," kata Jonathan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor
JOIN US
JOIN US