The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Puan Harap Pemda Segera Bayar Insentif Bagi Nakes yang Berjuang Tangani Pandemi COVID-19
File Foto: Tenaga kesehatan bersiap di tenda sementara di luar ruang gawat darurat rumah sakit pemerintah, di tengah pandemi COVID-19 di Bekasi, di pinggiran Jakarta, Indonesia, 25 Juni 2021. (photo/REUTERS/Willy Kurniawan/Ilustrasi)
News

Puan Harap Pemda Segera Bayar Insentif Bagi Nakes yang Berjuang Tangani Pandemi COVID-19

Jumat, 30 Juli 2021 23:41 WIB 30 Juli 2021, 23:41 WIB

INDOZONE.ID - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah daerah (pemda) setempat untuk segera membayarkan dan menyalurkan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang berjuang dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Segera bayarkan insentif untuk nakes yang merupakan ujung tombak sekaligus pihak paling berisiko terpapar dalam penanganan COVID-19," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/7) dikutip dari ANTARA.

Puan mengaku prihatin dengan data pencairan insentif nakes di daerah yang timpang dibandingkan realisasi tahun lalu.

Puan menyoroti sejumlah laporan tentang insentif yang tidak kunjung diterima nakes dan ada juga laporan terkait potongan atas penerimaan insentif tersebut, pengalihan peruntukan, hingga besaran insentif yang menjadi pertanyaan nakes.

Baca juga: Cegah Penyebaran Varian Delta, Filipina Akan Lockdown Manila mulai 6 Agustus

"Nakes bertaruh nyawa, mereka menjadi sandaran bagi keluarga dan rakyat yang terpapar COVID-19. Karena itu tidak ada alasan untuk tidak segera memberikan insentif yang merupakan hak mereka," ujarnya.

Menurut dia, insentif nakes daerah bersumber dari biaya operasi kesehatan (BOK) serta Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH), yang disalurkan pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Dibandingkan pada 2020, realisasi pencairan insentif nakes hingga 20 Juli 2021 disebut masih sangat minim.

Puan menyebutkan data Kementerian Keuangan yang disebutkan bahwa pada 2020 ada 848.885 nakes menerima insentif terkait penanganan COVID-19.

Namun pada 2021, insentif tersebut baru diterima oleh 50.849 nakes dengan nominal Rp245,01 miliar dari BOK, dan insentif dari DAU/DBH baru tersalurkan ke 23.991 nakes dengan nominal Rp1,79 triliun dari alokasi Rp8,1 triliun hingga 20 Juli 2021.

"Itu timpang sekali. Pemerintah daerah harus lebih gesit dan peduli lagi menyelesaikan persoalan pencairan insentif untuk nakes," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US