The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pesan Jokowi Jangan Tergesa-gesa Bicara Capres 2024, Bagaimana Respons PDIP?
Presiden Jokowi. (BPMI/Setpres/Rusman)
News

Pesan Jokowi Jangan Tergesa-gesa Bicara Capres 2024, Bagaimana Respons PDIP?

Ada tiga aspek

Senin, 23 Mei 2022 14:07 WIB 23 Mei 2022, 14:07 WIB

INDOZONE.ID - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada para sukarelawan Pro Jokowi (Projo) agar jangan tergesa-gesa berbicara tentang calon presiden (capres) pada Pemilu 2024. Menyikapi pernyataan Jokowi, PDIP menangkap tiga aspek yang harus diperhatikan.

Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menilai pernyataan tersebut merupakan sebuah bentuk ajakan agar fokus mengatas pandemi Covid-19 dan ketidakpastian global.

“Melihat konteks situasional bangsa dan negara, saat ini fokus utama adalah berpacu mengatasi dampak pandemi dan ketidakpastian global. Hal inilah yang ditegaskan Presiden Jokowi sebagai kepentingan nasional yang harus didahulukan,” kata Hasto kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Kemudian dia menganggap bahwa Kepala Negara, meminta kepada semua pihak untuk mengetahui tahapan Pilpres 2024 yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Ayam Lodho, Makanan Khas Tulungagung yang Paling Dicari! Seenak Apa?

“Kedua melihat momentum. Bahwa berdasarkan konstitusi capres dan cawapres dicalonkan oleh partai politik atau gabungan parpol sesuai dengan tahapan yang ditetapkan KPU. Dengan demikian terdapat landasan pertimbangan strategik bagi masa depan bangsa yang seharusnya dikedepankan di dalam mencari sosok pemimpin,” jelas Hasto.

Hasto menambahkan bahwa Jokowi memaparkan terdapat landasan pertimbangan strategis dalam mencari sosok pemimpin. Di mana sosok itu pun bisa diusung parpol maupun gabungan parpol atau yang biasa disebut koalisi.

“Selain itu  terkait dengan bagaimana pentingnya kalkulasi politik untuk memastikan kuatnya dukungan rakyat juga menjadi hal yang penting,” lanjut Hasto.

Poin terakhir Hasto, dia menyampaikan jika berkaitan dengan kepeminpinan nasional, harus melalui pertimbangan yang jernih hingga matang. Pasalnya sosok tersebut diharapkan mampu mengemban tugas memimpin 270 juta penduduk Indonesia. 

“Ketiga, bahwa berkaitan dengan kepemimpinan nasional harus melalui pertimbangan yang jernih, dan matang. Sebab yang dicari adalah sosok pemimpin yang mampu mengemban tugas bagi lebih dari 270 juta penduduk Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo berpesan kepada para sukarelawan Pro Jokowi (Projo) agar jangan tergesa-gesa berbicara politik tentang calon presiden pada Pemilu 2024. Pasalnya, masih banyak persoalan yang dihadapi dan harus diselesaikan.

"Fokus untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada dahulu, ojo kesusu sik, jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang dukung ada di sini," katanya pada Pembukaan Rakernas V Projo di Magelang yang dihadiri Ganjar Pranowo, Sabtu (21/5/2022).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dewi Kania
Rachmat Fahzry
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US