The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bocah 9 Tahun Diduga Diterkam Buaya di Maluku, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban. (Foto/Antara)
News

Bocah 9 Tahun Diduga Diterkam Buaya di Maluku, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Kamis, 14 Oktober 2021 22:21 WIB 14 Oktober 2021, 22:21 WIB

INDOZONE.ID - Sakira Natania Safrulla bocah yang diduga diterkam buaya saat mandi di Desa Kaki Aer, Kecamatan Teluk Kayeli, Provinsi Maluku, masih dicari oleh tim SAR gabungan.

Operasi pencarian bocah usia sembilan tahun itu dilakukan secara maraton setelah dilaporkan hilang, namun jasadnya masih juga belum ditemukan.

"Bocah sembilan tahun yang hilang ini diketahui bernama Sakira Natania Safrulla," kata Kasubag Humas Polresta Buru Aipda Djamaludin yang dihubungi dari Ambon, Kamis (14/10/2021).

Dia menjelaskan peristiwa dua hari lalu itu diketahui setelah Polres Buru menerima laporan seorang anggota polisi bernama Firman (36) serta laporan Koordinator Pos SAR Namlea pukul 16.15 WIT tentang anak yang hilang diduga dimakan buaya.

Kronologinya, korban saat itu sedang mandi di kali dekat rumah sekitar pukul 15.00 WIT bersama rekannya, sedangkan pada pukul 16.00 WIT teman- temannya melapor kepada warga kalau korban dimakan buaya.

"Tindakan yang dilakukan petugas setelah menerima laporan tersebut adalah melakukan koordinasi dengan Basarnas dan melaksanakan persiapan pencarian pada pukul 16.30 WIT," ujarnya.

Tim yang melakukan pencarian terdiri atas tiga personel KP XVI-1008, dua personel KP.XVI-2002, satu personel Satuan Polairud Polres Buru, menggunakan KP XVI-1008 bertolak dari Pos Sandar Namlea menuju Desa Kaki Aer dengan jarak tempuh sekitar 5 nm.

Setibanya tim SAR gabungan di desa tersebut dilakukan koordinasi dengan kepala desa untuk mencari korban, namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.

Pada pelaksanaan operasi SAR hari pertama, tim menangkap seekor buaya dan membelah perutnya untuk mencari jasad korban namun tidak membuahkan hasil.

Secara terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Mustari mengaku telah dilakukan operasi pencarian selama dua hari namun belum membuahkan hasil.

"Hari ini dilanjutkan operasi hari kedua namun hasilnya masih nihil," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US