The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dana Belum Cair, Menpora Pastikan Panitia Segera Lunasi Honor Relawan PON-Peparnas
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12/2021). (photo/ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
News

Dana Belum Cair, Menpora Pastikan Panitia Segera Lunasi Honor Relawan PON-Peparnas

Jumat, 03 Desember 2021 19:33 WIB 03 Desember 2021, 19:33 WIB

INDOZONE.ID - Honor relawan tak kunjung cair, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyatakan pihaknya akan terus mendorong Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI untuk segera melunasi pembayaran honorarium bagi semua unsur yang terlibat dan membantu penyelenggaraan dua ajang tersebut.

Menurut Zainudin, meski dana belum seluruhnya dicairkan oleh Kementerian Keuangan, tetapi panitia masih mempunyai sisa anggaran PON dan Peparnas lalu yang dapat digunakan untuk pembayaran sejumlah tunggakan.

Namun PB PON dan PB Peparnas disebut sangat berhati-hati agar pembayaran tidak salah sasaran.

Saat melakukan Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI dengan agenda Realisasi APBN Tahun 2021 di ruang rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Kamis (2/11), Menpora memastikan kewajiban honorarium relawan dapat dibayarkan pada akhir tahun ini.

Baca juga: Iguana Laut, Reptil yang Mampu Menyelam dan Mirip Godzilla

“Sebelum akhir tahun anggaran ini supaya kewajiban-kewajiban, seandainya masih ada kewajiban, itu harus segera dibayarkan. Tetapi informasi sementara yang kami dapatkan sebenarnya di sana itu masih ada dana untuk membayar itu, cuma karena kehati-hatian disana takut membayarkan, tahu-tahu salah membayar,” kata Zainudin, seperti dikutip dari ANTARA.

Ia menyebut sudah ada ditemukan beberapa kali kasus salah bayar dalam pelaksanaan PON dan Peparnas Papua, salah satunya adalah salah bayar tanah ganti rugi.

“Jadi, itu akan jadi masalah buat mereka (PB PON-Peparnas) karena setelah dibayarkan, ada lagi yang datang katanya belum bayar,” tutur Zainudin.

Ia pun mengaku khawatir kondisi tersebut terulang saat mereka membayar honorarium kepada para relawan, termasuk fotografer, tenaga kesehatan, supir dan relawan lainnnya.

Zainudin meminta agar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), perwakilan Kementerian Keuangan dan Inspektorat Kemenpora membantu PB PON dan Peparnas untuk melakukan verifikasi terhadap dokumen-dokumen yang ada.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US