The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

BMKG Laporkan Terjadi Gempa Bumi M 5,1 di Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa di Laut banda. (Foto: Instagram/@infoBMKG)
News

BMKG Laporkan Terjadi Gempa Bumi M 5,1 di Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami

Tepatnya berlokasi di laut.

Rabu, 28 April 2021 11:35 WIB 28 April 2021, 11:35 WIB

INDOZONE.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan Magnitudo 5,1 di wilayah Laut Banda, Rabu (28/4/2021) pukul 09.57 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Seti menjelaskan, hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M=5,1 kemudian diupdate menjadi magnitudo Mw=4,8.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,06 LS dan 132,0 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 103 km arah Barat Laut Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku pada kedalaman 46 km," kata Bambang dalam keterangannya seperti dikutip Indozone.

BACA JUGA: Dampak Gempa Sukabumi, Warga Cianjur Berhamburan Keluar Rumah

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Untuk dampak gempa bumi, berdasarkan peta guncangan (shakemap) gempabumi ini berpotensi dirasakan di daerah Tual I MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Sementara untuk hasil monitoring, BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Bambang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor
JOIN US
JOIN US