The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ferdinand Hutahaean Tulis Surat Dari Balik Sel, Ini Isinya
Ferdinand Hutahaean tiba memenuhi panggilan polisi di kantor Bareskrim Polri, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah).
News

Ferdinand Hutahaean Tulis Surat Dari Balik Sel, Ini Isinya

Tulisan tangan.

Senin, 17 Januari 2022 20:32 WIB 17 Januari 2022, 20:32 WIB

INDOZONE.ID - Ferdinand Hutahaean menulis sebuah surat dari balik rutan Bareskrim Polri, Jakarta, berkaitan dengan kasus cuitan 'Allahmu lemah'. Isi surat tersebut berisi permintaan maaf Ferdinand terkait kasus ini.

Kuasa Hukum Ferdinand Hutahaean, Rony Hutahaean, membenarkan adanya surat tersebut. Rony mengamini jika surat tersebut ditulis oleh Ferdinand secara langsung.

"Kepada kawan-kawan media, saya sampaikan bahwa beliau menitipkan surat untuk kami sampaikan kepada kawan-kawan media, yang isinya adalah permohonan maaf dari hati yang paling dalam kepada masyarakat, warga negara Indonesia, tokoh agama, ulama, tokoh politik, dan seluruh masyarakat, siapapun," kata Rony saat dihubungi wartawan, Senin (17/1/2022).

Berikut isi lengkap surat tulisan tangan Ferdinand dari balik rutan Bareskrim Polri:

Kepada yth.

Seluruh masyarakat warga negara Indonesia, para pemuka agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan segenap warga yang saya cintai di manapun berada

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wr wb

Perkenankan lah saya Ferdinand Hutahaean, pertama sekali dengan segala kerendahan hati memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya dalam berkata, secara khusus dalam cuitan saya, yang telah menyinggung perasaan sahabat, saudara, dan siapapun yang merasa tersinggung dan tersakiti atas tutur kata saya dalam cuitan saya. Saya dengan rendah hati memohon dimaafkan karena saya tidak ada niat untuk menyinggung atau menyerang pihak mana pun. Sebagai seorang muslim, saya justru ingin menegaskan bahwa tiada lain tempat berlindung kecuali Allah SWT. 

Atas kekhilafan saya, mohon dimaafkan dan bimbing saya agar ke depan semakin menjadi seorang yang lebih baik beragama dan bertutur kata. 

Sekali lagi mohon saya dimaafkan dan mohon doakan saya agar mampu menjalani proses hukum ini dengan baik. 

Demikian, atas kemurahan hati sahabat, saudara, pemuka agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan semua pihak saya ucapkan Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb

Ferdinand Hutahaean

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Gema Trisna Yudha
Samsudhuha Wildansyah
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US