The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kasus Harian Covid-19 Sempat Menyentuh Angka 1000, Pimpinan DPR: Ini Alarm Keras!
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada siswa di SDN 58 di Parit Bugis, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (18/1/2022).(ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)
News

Kasus Harian Covid-19 Sempat Menyentuh Angka 1000, Pimpinan DPR: Ini Alarm Keras!

Selasa, 18 Januari 2022 11:56 WIB 18 Januari 2022, 11:56 WIB

INDOZONE.ID - Kasus harian Covid-19 di Indonesia sempat kembali menyentuh angka 1000 kasus. Wakil Ketua DPR RIAbdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah agar melakukan langkah dan strategi dalam menangani pandemi Covid-19, salah satunya dengan melakukan proyeksi perkembangan kasus Covid-19 berdasarkan data kasus Covid-19 saat ini.

"Perlu dilakukan pemetakan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kenaikan kasus Covid-19, khususnya Omicron, mengingat saat ini peningkatan varian Omicron telah menyentuh angka 1054 kasus per hari," kata Muhaimin dikutip Selasa (18/1/2022).

Kemudian menurut Muhaimin sekarang ini pemerintah perlu untuk melakukan pengetatan mobilitas masyarakat, seperti memperketat persyaratan masuk ke tempat publik, dan melakukan langkah mitigasi agar peningkatan kasus akibat dari varian Omicron yang dapat membebani sistem kesehatan.

"Perlu juga dilakukan asesmen pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan mengevaluasi hasil asesmen tersebut secara berkala, sehingga dapat diatur dan ditetapkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi perkembangan pandemi Covid-19 saat ini," urainya.

Baca juga: Ungkap 3 Kasus Besar Narkoba di Awal 2022, BNN Sita 218 kg Sabu dan 16.586 Butir Ekstasi

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, pemerintah juga perlu mempertimbangkan untuk mengatur regulasi terkait pembatasan perjalanan luar negeri. 

Seperti kembali menerapkan kebijakan penutupan akses pintu masuk penerbangan dari 14 negara, mengingat saat ini virus corona masih terus mengancam dan bahkan diperkirakan akan terus meningkat hingga Februari-Maret 2022. 

"Peningkatan kasus yang sudah tembus seribu lebih per hari ini harus diwaspadai. Jangan lengah. Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia juga harus dikontrol, sebab sebagian kasus transmisi berasal dari pelaku perjalanan luar negeri," harapnya.

Muhaimin juga mengkritisi kebijakan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang mencabut larangan masuk ke Indonesia untuk 14 negara yang berlaku sejak 12 Januari 2022. Larangan tersebut dicabut dengan alasan agar tidak mempersulit pemulihan ekonomi nasional.

"Kebijakan pencabutan tersebut justru akan kontradiktif dengan upaya pemerintah yang mencegah penyebaran virus Corona khususnya varian Omicron di Indonesia. Karenanya, pemerintah diharapkan mengkaji kembali keputusan tersebut jangan sampai kebijakan tersebut akan mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 yang diprediksi terjadi pada Februari 2022," urainya.

Pria yang biasa disapa Cak Imin ini, DPR akan selalu  mendukung upaya pemerintah untuk memulihkan perekonomian imbas dari pandemi Covid-19, namun pemerintah diharapkan tetap memprioritaskan pengendalian Covid-19, sebab jika kondisi pandemi memburuk maka upaya pemulihan ekonomi akan sulit terwujud.

"Pemerintah dan Satgas Penanganan Covid-19 perlu mempertimbangkan pembatasan perjalanan luar negeri, mengingat peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi belakangan ini diantaranya dibawa oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan dikhawatirkan jika tidak ada pencegahan maka penularan virus akibat transmisi dari luar negeri ini semakin meluas di Indonesia," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahmy Fotaleno
Harits Tryan Akhmad
JOIN US
JOIN US