The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jakpro Tunggu Hasil Audit Laporan Keuangan Formula E
Balapan Formula E saat berlangsung di Jakarta (Antara/Wahyu Putro A)
News

Jakpro Tunggu Hasil Audit Laporan Keuangan Formula E

Sabtu, 05 November 2022 13:00 WIB 05 November 2022, 13:00 WIB

INDOZONE.ID - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menegaskan, audit laporan keuangan Formula E Jakarta 2022 sedang berlangsung. VP Corporate Secretary Jakpro, Syachrial Syarief, mengatakan audit keuangan dilakukan oleh lembaga independen atau Kantor Akuntan Publik (KAP), bukan oleh BPK sesuai informasi sebelumnya.

"Audit keuangan Jakarta E-Prix 2022 masih berlangsung oleh KAP," kata Syachrial Syarief melalui keterangan tertulis, Sabtu (5/11/2022)

Menurut Syachrial, sesuai laporan inhouse, penyelenggaraan Formula E Jakarta 2022 oleh Jakpro mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp 6,41 miliar.

Formula E
Balapan Formula E saat berlangsung di Jakarta (Antara/Hafidz Mubarak A)

Baca Juga: DPRD DKI Jakarta Desak Jakpro Tanggung Jawab soal Pelaksanaan Formula E

"Laba tersebut di atas, sudah memperhitungkan semua pendapatan dan beban cash maupun non-cash, termasuk kewajiban-kewajiban yang masih outstanding sampai dengan 30 September 2022," sambung Syachrial.

Syachrial menyatakan, saat ini Jakpro sedang menunggu hasil audit yang dilakukan KAP independent. Diperkirakan, audit akan selesai akhir tahun ini.

"Jadi, kami sampaikan kembali bahwa Rp6,41 miliar merupakan laba dalam penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2022. Tentunya, sudah memperhitungkan keseluruhannya, termasuk pemenuhan kewajiban-kewajibannya. Sedangkan kewajiban kepada Jaya Ancol, sudah dilakukan pada bulan Agustus 2022 lalu,” tambah Syachrial.

Selain itu, Syachrial menyatakan, audit dilakukan untuk mereview laporan keuangan sebuah perusahaan atau bisnis hang dilakukan secara independen dan objektif.

"Tujuan dilakukannya audit adalah untuk memberi kepastian bagi setiap pemangku kepentingan bahwa laporan keuangan yang dibuat sudah akurat, lengkap, dan sejalan dengan standar ketentuan audit," ujar Syachrial.

Oleh karena itu, Syachrial menegaskan, berdasakan hasil kajian Lembaga kredibel dan independent Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Formula E Jakarta 2022 membawa dampak langsung terhadap investasi konstruksi, operasional penyelenggaraan, dan pengeluaran pengunjung.

"Komponen dampak langsung terdiri dari investasi konstruksi (capital expenditure), operasional penyelenggaraan (operational expenditure) dan total pengeluaran pengunjung. Setelah diestimasi, maka penyelenggaraan Jakarta E Prix mampu memberikan dampak langsung sebesar Rp597 miliar," ungkap Syachrial.

Syachrial menyatakan, INDEF telah merilis hasil penyelenggaraan Formula E Jakarta 2022 meningkatkan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) DKI Jakarta sebesar 0,105 persen atau setara 2,041 triliun rupiah (Atas Dasar Harga Konstan/ADHK).

"PDRB dapat meningkat karena adanya aktivitas dan interaksi ekonomi seperti konsumsi masyarakat, investasi, belanja pemerintah dan net ekspor," sambung Syachrial.

Menurut Syachrial, aktivitas ekonomi tersebut menimbulkan dampak runtutan, bahkan dampak pengganda terhadap berbagai sektor ekonomi lainnya dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Hasil Survei Sebut Mayoritas Warga Jakarta Gak Percaya Anies Terlibat Korupsi Formula E

"Di sisi lain, sektor-sektor yang terkait dengan jasa juga mendapat respon dari aktivitas ekonomi yang terjadi akibat adanya penyelenggaraan Jakarta E Prix. Dampak ekonomi secara total dari penyelenggaran Jakarta E-Prix 2022 tersebut dapat dilihat dari agregasi dampak langsung dan dampak ekonomi. Sehingga dampak totalnya diestimasi mencapai Rp2.63 triliun," pungkas Syachrial.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US