The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Keterlaluan, Pemuda Bandung Bagikan Makan Sahur Isi Sampah dan Batu ke Waria dan Anak-anak
Potret pemuda yang membagi-bagikan bungkusan makanan berisi sampah dan batu. (YouTube/Media Receh Chanel)
News

Keterlaluan, Pemuda Bandung Bagikan Makan Sahur Isi Sampah dan Batu ke Waria dan Anak-anak

Senin, 04 Mei 2020 06:56 WIB 04 Mei 2020, 06:56 WIB

INDOZONE.ID - Membagi-bagikan makanan buat sahur kepada orang-orang selama bulan Ramadan memang perbuatan yang mulia. Namun, bagaimana jika yang dibagikan ternyata bukan makanan, melainkan isinya sampah dan batu?

Ternyata ada yang tega melakukannya. Baru-baru ini pemuda bernama Ferdian Paleka, secara sengaja membagi-bagikan sampah dan batu batu kepada waria dan anak-anak yang hendak membangunkan orang sahur. Dengan bangga ia memvideokan aksinya tersebut dan membagikannya di media sosial.

Ia tidak sendirian. Ia bersama dua pemuda lain yang turut membantunya. Dengan mobil, mereka mengelilingi jalanan kota, mencari waria untuk mereka beri bungkusan makanan yang mereka isi dengan sampah dan batu.

"Jadi, bagi yang belum tahu ini isinya apa, batu bata. Batu batanya ya, Guys. Kami masuk-masukin batu bata, sampah-sampah. Liat aja videonya. Jadi kalau ada bencong, kita kasih ini. Kalau gak ada berarti kota ini aman akan waria," kata Ferdinan di awal video tersebut.

Tampak dalam video, mereka bertiga mendatangi sejumlah waria. Saat memberikan bungkus makanan yang isinya sampah dan batu, mereka tak ketinggalan meminta waria-waria tersebut bicara ke layar untuk men-subsribe chanel YouTube-nya.

"Makasi ya, Bang. Makasih ya...," kata seorang waria yang menerima bungkusan makanan, belum tahu isinya apa.

Ferdinan dan kawan-kawannya pun tampak tertawa puas melihat reaksi waria-waria yang menerima bungkusan makanan tersebut. Setelah waria, mereka kemudian memberikan bungkusan makanan berisi sampah dan batu yang tersisa kepada anak-anak yang tengah membangunkan warga untuk sahur. 

Mereka pun merasa bangga atas apa yang mereka lakukan. Di dalam mobil, sambil terus tertawa, mereka merasa perbuatan mereka sesuai ajaran agama.

"Pasti ada yang ngomong, 'Bang, kalian enggak kasihan sama banci-banci itu? Ya, mau gimana lagi. Ini, kan, bulan suci Ramadan. Harusnya dia (waria) ibadah. Apalagi mereka enggak mematuhi pemerintah, PSBB. COVID. Ya, jadi COVID itu bertularan lewat merka," kata si Ferdinan, yang ditimpali oleh temannya.

"Jadi kalian jangan hujat kita (kami). Karena ini bulan suci Ramadan. Kita (Kami) cuma mau bantu pemerintah membersihkan sampah masyarakat. Ada kasihannya juga. Cuma mau gimana lagi atuh. Itu, kan, salah mereka sendiri. Kaum sodom itu enggak boleh. Zaman nabi, zaman rasul, kaum sodom itu dibinasakan!" lanjut mereka.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ferdian paleka (@ferdianpalekaaa) on

Video tersebut pun ramai dibincangkan. Netizen mengutuk perbuatan mereka dan menganggap mereka lebih sampah dari sampah yang mereka berikan ke waria tersebut.

"Sumpah,, kmu lebih sampah dari sampah yg kamu berikan ke waria itu. semoga karma segera menimpamu," tulis akun YouTube Gd Sunder.

"Binatang mereka....," kata akun Joshua Jordan Simarmata.

"Yang ditipu bukan cuma banci tapi anak kecil juga, udah gitu minta yg di prank minta subscribe pula. Manusia2 Tertolol sepanjang sejarah," komentar akun Curse Mark.

"Idiiih laknat jahatnya,lu malah lbih hina dri banci klo cara lo semua kya gitu,ngk patuh di contoh, mau kYa apa merka ngk boleh di kya gitu.hya deMi tonton an Dia yg dpt duit mrka di permaluKan," tulis Alya AL.


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Jawa Barat - Indonesia (@infojawabarat) on

Artikel Menarik Lainnya:

Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US