Jokowi Garansi Hemat APBN saat Pemindahan Ibu Kota Negara
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian RUU tentang APBN TA 2020 disertai nota Keuangan dan dokumen pendukungnya (ANTARASigid Kurniawan).
News

Jokowi Garansi Hemat APBN saat Pemindahan Ibu Kota Negara

Tegaskan tekan pengeluaran.

Ivanrida
Jumat, 16 Agustus 2019 15:23 WIB 16 Agustus 2019, 15:23 WIB

Presiden Joko Widodo memberikan garansi bakal menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan. 

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato pokok Rancangan APBN 2020 beserta nota keuangannya, di sidang paripurna DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). 

"Dukungan pendanaan bagi pemindahan ibu kota akan sekecil mungkin menggunakan APBN. Kami dorong partisipasi swasta, BUMN, maupun skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha," kata Jokowi. 

Jokowi ingin pemindahan ibu kota ke Kalimantan menyelaraskan perekonomian Indonesia. Dia tidak ingin ada ketimpangan antarpulau dari segi kesejahteraan.

Selama ini, pusat bisnis dan kegiatan ekonomi selalu terpusat di Jakarta dan Pulau Jawa. Jokowi pun bertekad mendobrak tradisi tersebut. 

"Apabila kita membiarkan hal ini berlanjut tanpa ada upaya yang serius, maka ketimpangan akan semakin parah. Ibu kota baru dirancang bukan hanya sebagai simbol identitas, tetapi representasi kemajuan bangsa," ujar Jokowi. 

Jokowi bakal mengusung konsep modern, smart, dan green city dalam pembangunan ibu kota negara di Kalimantan. Dia juga ingin pihak terkait memakai energi baru, dan tidak bergantung dengan energi fosil. 

    TAG
    Editor Media
    Editor Media

    Ivanrida

    Editor
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE