The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ngeri! Inilah Fakta-fakta tentang Azab Pemerkosa Sadis yang Tega Bunuh Anak Korbannya
Kolase Samsul (46), pemerkosa sekaligus pembunuh anak korbannya, Rangga (9). (istimewa)
News

Ngeri! Inilah Fakta-fakta tentang Azab Pemerkosa Sadis yang Tega Bunuh Anak Korbannya

Minggu, 18 Oktober 2020 17:45 WIB 18 Oktober 2020, 17:45 WIB

INDOZONE.ID - Nasib tragis dialami tersangka pemerkosa seorang ibu rumah tangga sekaligus pembunuh anak korban, Samsul (46).

Dia meninggal dunia saat mendekam di dalam sel tahanan Polres Langsa, Sabtu (17/10/2020) malam.

Samsul diduka mengalami sakit lantaran enggan makan sejak beberapa waktu lalu. 

Menurut Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo, Samsul meninggal saat hendak kembali dibawa ke rumah sakit. 

"Waktu di sel dia ngeluh sakit, kemudian dalam perjalanan ke rumah sakit dia meninggal. Menurut pemeriksaan dokter dia sakit sesak," kata Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo kepada wartawan.

Samsul merupakan tersangka kasus pemerkosaan terhadap D (28), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di pelosok kampung Kecamatan Birem Bayuen, Aceh Timur, Aceh, Sabtu (10/10/2020).

Selain memperkosa D, Samsul juga membunuh Rangga, anak korban. Rangga dibacok berulang kali dan jasadnya hendak dibuang oleh pelaku.

Berikut sederet fakta terkait Samsul dalam tragedi pemerkosaan sekaligus pembunuhan sadis di Aceh Utara.


Berkebun di Sekitar Rumah Korban

Samsul merupakan residivis alias mantan narapidana kasus pembunuhan. Dia ditahan di Lapas Tanjung Gusta Medan sebelum bebas berkat program asimilasi beberapa waktu lalu.

Setelah bebas, Samsul memutuskan untuk pulang kampung dan berkebun di sekitar kediaman korban.

Samsul diketahui masih lajang meski telah berusia kepala empat.


Diduga Rencanakan Pemerkosaan

Samsul diduga telah merencanakan pemerkosaan terhadap D. Dia beberapa kali melintas di sekitar rumah gubuk korban yang berada di pelosok kampung.

Dia juga beberapa kali dilaporkan pernah mengujungi rumah tersebut dan berbincang dengan suami D saat ini, Ayub. D merupakan janda anak dua yang dinikahi Ayub.

Rangga sendiri merupakan anak D dari hasil pernikahan dengan suami sebelumnya yang kini menetap di Medan, Sumatera Utara.

Dia diduga telah merencanakan pemerkosaan ini dengan mempelajari situasi. 

Seperti diketahui, suami D bekerja sebagai pencari ikan dan biasa pergi saat malam hari. Saat inilah Samsul melancarkan aksinya.


Sempat Merayu Korban

Samsul masuk ke rumah korban dengan mencungkil kunci menggunakan parang. Setelah masuk, dia meraba tubuh D sehingga terbangun.

Betapa terkejutnya D melihat sosok Samsul telah telanjang dan memaksa menyetubuhinya. D kemudian membangunkan Rangga yang langsung berteriak minta tolong. 

Pada saat inilah Samsul membacok Rangga secara membabi buta hingga akhirnya tewas. Setelah itu, Samsul melancarkan aksinya dan memperkosa D.

Saat itu, D sempat memberontak sebelum akhirnya pingsan akibat kepalanya dibenturkan ke beton oleh Samsul.

Samsul pun memperkosa D untuk kedua kalinya usai menyeret korban ke tengah kebun. Saat korban sadar, Samsul sempat merayunya.

Pelaku mengajak D ikut bersamanya dan meninggalkan sang suami serta jasad anaknya yang telah dia bunuh.


Drama Penangkapan

Korban mencoba memanfaatkan niat pelaku yang mengajaknya pergi bersama. Namun D meminta Samsul agar tidak membuang jasad Rangga yang telah dimasukkan ke karung.

Saat Samsul pergi ke tepi sungai sambil membawa karung berisi jasad Rangga, D melepaskan diri dan berlari mencari pertolongan.

Keesokannya, warga mengepung kampung agar Samsul tidak melarikan diri

Dia akhirnya ditangkap petugas gabungan bersama warga saat bersembunyi di sekitar rumahnya. 

Drama pun terjadi dalam proses penangkapan. Samsul menolak menyerah dan terus bersembunyi sembari membawa parang.

Petugas akhirnya melumpuhkan Samsul menggunakan timah panas akibat melakukan perlawanan.


Tewas di Sel

Kabar kematian Rangga menuai sorotan dari masyarakat. Seperti diketahui, Rangga tewas dibacok saat hendak menyelamatkan ibunya dari aksi pemerkosaan.

Tak lama setelah peristiwa ini, sekitar sepekan usai Samsul ditangkap, kabar mengejutkan datang.

Samsul meninggal dunia di dalam sel tahanan. Dia dikabarkan tak mau makan dan mengalami sesak.


Korban Trauma Berat

Baik Ayub maupun D masih enggan balik ke rumah mereka usai pulang dari rumah sakit beberapa waktu lalu.

Dia masih mengalami trauma berat akibat peristiwa tragis yang baru saja menimpa.

Sementara itu, jasad Samsul bakal dikebumikan di TPU Desa Alur Gading, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US