The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

IA-CEPA Berlaku, Wamendag Jerry Sambuaga: Ini Bukan Hanya Soal Perdagangan Barang
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (Istimewa)
News

IA-CEPA Berlaku, Wamendag Jerry Sambuaga: Ini Bukan Hanya Soal Perdagangan Barang

Cakupannya sangat luas.

Senin, 06 Juli 2020 18:59 WIB 06 Juli 2020, 18:59 WIB

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) bukan hanya soal perdagangan barang. 

Jerry menjelaskan, IA-CEPA adalah perjanjian kemitraan strategis dalam bidang ekonomi, investasi, peningkatan kapasitas tenaga kerja, investasi, kesehatan, persaingan usaha, perdagangan jasa, pariwisata, transportasi dan aturan ketentuan legal lainnya. 

“Jadi cakupannya sangat luas dan bisa dimanfaatkan oleh banyak sekali stakeholder di tanah air. Karena itu kita harus memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya,” ungkap Jerry, Senin (6/7/2020).

Menurut dia, pasar Australia sangat penting bagi produk barang dan jasa Indonesia. Selain itu, Australia juga penting sebagai sumber investasi Indonesia. 

Hal yang sering tidak diketahui publik, kata Wamendag Jerry adalah bahwa perdagangan barang Indonesia dengan Australia mengalami defisit tetapi perdagangan jasanya mengalami surplus.

“Pada tahun 2019 kemarin, kita defisit perdagangan barang hingga USD 3,2 Miliar. Tetapi pada tahun sebelumnya kita surplus USD 1,7 Miliar dalam perdagangan jasa. Dengan IA-CEPA ini kita optimis arus barang Indonesia ke Australia akan semakin besar dengan penurunan tarif terhadap seluruh bea masuk produk Indonesia ke Australia yang menjadi 0%. Maka dari itu, diharapkan defisit bisa ditekan sehingga neracanya menjadi lebih seimbang. Sebaliknya, dalam perdagangan jasa kita berharap akan lebih meningkat lagi.” urai Wamendag.

Dia menambahkan, pelaku usaha perlu meningkatkan daya saing. Dan untuk meningkatkan daya saing itu, kata Wamendag, kita juga bisa memanfaatkan IA-CEPA karena di situ ada ketentuan terkait kerja sama.

“Misalnya, dalam sektor Teknik terdapat klausul yang mengakomodasi kerja sama peningkatan kapasitas insinyur Indonesia. Indonesia telah mencapai Washington Accord Provisional Status pada Juni 2019 dan menargetkan penyelesaian  Washington Accord Signatory Status pada 2021. Akreditasi tersebut diperlukan agar kemampuan insinyur Indonesia diakui di Australia sehingga bisa mencari pekerjaan atau proyek di sana," papar Jerry.

Dia mencontohkan, dalam peningkatan daya saing perawat. Pasar perawat Indonesia di negara-negara asing selama ini sangat diminati. Dengan adanya pengakuan terhadap akreditasi perawat Indonesia diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan membuka lebar peluang kerja bagi perawat Indonesia pada sektor Kesehatan di Australia. 

Jerry menuturkan, kewajiban Kemendag untuk menyelesaikan IA-CEPA sudah dilaksanakan. Meskipun perjanjian ini telah melalui perjalanan panjang sejak diluncurkan pertama kali perundingannya pada tahun 2010. 

“Kalau dihitung dari pra-perundingan tentu lebih lama lagi. Tetapi, intinya kita senang bahwa akhirnya perjanjian ini selesai. Kami, Kementerian Perdagangan, mempersembahkan perjanjian ekonomi komprehensif ini untuk seluruh rakyat Indonesia agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Arahan Presiden kemarin sudah sangat jelas yaitu bahwa investasi dan ekspor akan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi nasional. IA-CEPA menjadi bagian dari upaya itu,” kata dia. 

Kemudian, Jerry menerangkan, meskipun perundingan telah selesai dan diberlakukan, tetapi tugas Kemendag belum selesai. Sebab, pihaknya bertugas untuk melakukan sosialisasi, memberikan pendampingan dan mengawal pelaksanaan perjanjian ini sehingga memberikan dampak signifikan sesuai dengan yang diharapkan.

“Kemendag selalu melakukan monitoring, evaluasi dan tentunya pendampingan serta fasilitasi kepada seluruh stakeholder. Intinya, kami ingin ini berhasil dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Indonesia,” pungkas Jerry.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US