The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Wali Kota Tegaskan Satu Keluarga di Bekasi Positif Corona Bukan karena Salat Id
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: Instagram @bangpepen03)
News

Wali Kota Tegaskan Satu Keluarga di Bekasi Positif Corona Bukan karena Salat Id

Warga diimbau tidak khawatir.

Selasa, 26 Mei 2020 19:54 WIB 26 Mei 2020, 19:54 WIB

INDOZONE.ID - Satu keluarga di kawasan Perumnas 1, Bekasi Barat dinyatakan positif virus corona atau Covid-19. Diketahui, sehari sebelum diketahui terpapar, keluarga tersebut sempat melakukan salat Idul Fitri di salah satu masjid di Bekasi.

Namun begitu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan jika penularan Covid-19 kepada keluarga tersebut bukan saat pelaksanan salat Id. Ia pun meminta agar warga Bekasi tidak khawatir dengan kasus baru COVID-19 di wilayah tersebut.

"Bukan dari salat Id. Sebenarnya itu sudah ada, dia sakit, kenapa ketemu? Karena kita cepat bawa ke rumah sakit, di-'swab', otomatis harus di-'tracking', jadi, kita tidak perlu khawatir dengan kasus baru karena semua tim analis kita, tim medis kita sudah bergerak di semua RT dan RW dan juga bukan karena salat Id (jadi positif), ini ditambah-tambahin karena salat Id," kata Rahmat seperti dilansir ANTARA, di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (26/5/2020).

Wali Kota yang juga akrab disapa Bang Pepen itu mengatakan saat ini keluarga tersebut sudah menjalani perawatan di rumah sakit. Total yang menjalani perawatan ada empat orang.

"Ada empat orang, tiga yang bersangkutan (keluarga), bahkan kami sekarang tidak ragu-ragu lagi mengumumkan kalau ada yang positif kami bawa ke RT-nya, RW-nya, tolong sama-sama kita jaga karena kita sudah siaga dari RT dan RW," kata Rahmat.

Menurut Rahmat, pengobatan pasien COVID-19 tersebut tidak harus berlangsung 14 hari. Tapi bisa lebih cepat.

"Jadi sekarang kami rawat yang bersangkutan, bahkan di rumah sakit kami sekarang itu, penderita COVID tidak harus 14 hari, 7 hari setelah lewat masa kritis, kami pulangkan, isolasi mandiri di rumah, selesai, kecuali ada penyakit bawaan," tambah Rahmat.

Sebelumnya diketahui, Pemkot Bekasi memang mengizinkan masjid di 51 kelurahan Kota Bekasi yang masuk dalam zona hijau menggelar salat Idul Fitri dengan penerapan protokol kesehatan, yaitu jemaah diwajibkan memakai masker, salat berjarak 1,5 meter antarjemaah dan pengurus masjid menyediakan tempat cuci tangan di masjid.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Edi Hidayat

Edi Hidayat

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US