The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dukung NU dan FPI, Gus Ali Minta Pengurus PBNU Setiap Periode Ada Habibnya Agar Berkah
Gus Ali. (pwnujatim)
News

Dukung NU dan FPI, Gus Ali Minta Pengurus PBNU Setiap Periode Ada Habibnya Agar Berkah

Selasa, 22 Desember 2020 12:16 WIB 22 Desember 2020, 12:16 WIB

INDOZONE.ID - KH. Agus Ali Masyuri atau akrab disapa Gus Ali sebelumnya sempat menyatakan bahwa ia mendukung Nahdlatul Ulama (NU) bersatu dengan Front Pembela Islam (FPI). Hal tersebut disampaikan oleh Gus Ali saat memberi ceramah di Pesantren Bum Sholawat Sidoardjo, Jawa Timur pada tahun lalu.

Meski sudah lama diunggah, namun video ceramah Gus Ali baru-baru ini kembali viral dan ramai diperbincangkan publik.

Dalam video tersebut, Gus Ali membahas Ketua NU Said Aqil Siradj, NU, dan juga FPI. Gus Ali mendoakan agar Said Aqil jadi ahli surga karena dibully orang. Hal tersebut berkaitan dengan rencana Said Aqil yang ingin menerima FPI menjadi bagian dari NU.

"Saya doakan semoga jadi ahli surga. Dibully orang setiap hari. Baru rencana menerima FPI, sudah digempur. Mengapa jadi orang kok tidak cerdas. Jokowi Prabowo saja sudah bersatu. Masa BPNU tidak boleh menerima FPI," kata Gus Ali.

"Terimalah Pak Said, FPI silahkan Pak Said terima. Jangan sampai NU jauh dari Dzurriyah Rasul SAW. Saya minta pengurus PBNU setiap periode ada habibnya. Biar berkah. Serius ini, catat omongan saya," lanjut Gus Ali.

Baca juga: Viral Ceramah Gus Ali Minta NU Terima FPI: Mereka Adalah Saudara-saudara Kita

Dia berharap setiap periodenya di PBNU ada ulama keturunan Nabi Muhammad SAW. Dengan begitu, NU akan semakin berkah.

"Saya dukung KH Said Aqil Sirodj untuk menerima FPI. Silahkan datang ke BPNU, mereka adalah saudara-saudara kita seiman seagama," ucap Gus Ali.

Dia juga menyinggung soal perbedaan pandangan politik antara NU dan FPI.

"Merupakan langkah cerdas kalau kita terima FPI untuk hadir di PBNU sebagai contoh bagi umat  bahwa FPI adalah bagian dari Nahdlatul Ulama (NU). Aqidahnya sama, ubudiyahnya sama, hanya kadang-kadang visi politiknya yang beda. (Tapi) Beda itu jangan dilawan, kadang-kadang kita semakin cerdas semakin dihantarkan oleh perbedaan," ujar Gus Ali.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US