The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

IBC Gaet Investasi Korsel-Tiongkok Rp 215 Triliun, Erick Thohir Sambut Positif
Menteri BUMN Erick Thohir (Twitter/@erickthohir)
News

IBC Gaet Investasi Korsel-Tiongkok Rp 215 Triliun, Erick Thohir Sambut Positif

Menyambut baik kerjasama investasi.

Senin, 08 Agustus 2022 10:30 WIB 08 Agustus 2022, 10:30 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, menyambut positif kerja sama yang dilakukan PT Industri Battery Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dengan perusahaan Tiongkok, PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co Ltd (CBL) dan LG Energy Solution asal Korea Selatan (Korsel).

Melalui kerja sama tersebut, IBC berhasil mendapatkan investasi senilai US$ 15 miliar atau setara Rp 215 triliun untuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik di Tanah Air.

"Kita menyambut baik kerja sama investasi dari dua perusahaan besar asal Tiongkok dan Korsel. Hal ini memberi bukti bahwa investor yakin dengan keseriusan Indonesia dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik," ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Menurut Erick, investasi CBL dan LG Energy Solution untuk inisiatif proyek baterai kendaraan listrik terintegrasi selaras dengan rencana pengembangan baterai kendaraan listrik yang menekankan ekosistem terintegrasi, dari hulu hingga ke hilir.

Terlebih, upaya Indonesia dalam menuju pemain global industri baterai listrik memerlukan dukungan banyak pihak, mulai dari sinergitas BUMN, swasta nasional, pemerintah pusat dan daerah, hingga perusahaan luar untuk transfer teknologi.

"Dampak investasi tak hanya dirasakan oleh IBC, melainkan juga kita tekankan di BUMN bagaimana investasi harus berkontribusi dalam perekonomian nasional dan daerah serta yang tidak kalah penting, membuka lapangan kerja," ucapnya.

Erick Thohir
Erick Thohir Sambut Positif Investasi Korsel-Tiongkok Rp 215 Triliun (Istimewa)

Erick menilai, akselerasi pengembangan ekosistem industri baterai listrik sangat penting bagi Indonesia. IBC juga memiliki potensi untuk memperluas kerja sama dengan CBL dan LG Energy Solution di masa yang akan datang.

"Kita di BUMN terbuka dengan kerja sama, apakah itu kemitraan strategis atau dalam bentuk lain, yang penting kerja sama itu harus saling menguntungkan," ungkapnya.

Erick menambahkan, dengan penguatan dan percepatan pengembangan ekosistem industri baterai listrik oleh IBC, Indonesia nantinya dapat memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dan market yang besar untuk pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja.

"Kita tidak ingin kekayaan alam hanya dikirimkan ke luar dalam bentuk bahan baku, lalu dijual lagi ke sini dengan harga yang mahal. Kita ingin kekayaan alam dan market yang besar menjadi sumber bagi pertumbuhan dan kesejahteraan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Edi Hidayat
Marghareta Anandya

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US