Ditipu Pembelinya, Wanita Penjual Durian Ini Dibayar Pakai Uang Palsu
Penjual durian yang ditipu pembelinya dengan uang palsu (Facebook/Fandi Achmad Pahalawan)
News

Ditipu Pembelinya, Wanita Penjual Durian Ini Dibayar Pakai Uang Palsu

Jumat, 21 Februari 2020 13:17 WIB 21 Februari 2020, 13:17 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah akun Facebook bernama Fandi Achmad Pahalawan membagikan kisah memilukan seorang penjual durian yang ditipu oleh pembelinya. Wanita paruh baya tersebut mendapat bayaran berupa uang palsu senilai Rp300 ribu.

Fandi sendiri bertemu dengan ibu itu di daerah jembatan njojlog, saat itu ia hendak pergi Sidoarjo dari Blitar. Namun, melihat ada yang jual durian, Fandi pun singgah untuk membeli.

Namun, ia justru mendengar cerita sedih dari ibu penjual durian tersebut. Penjual durian itu mengaku telah ditipu oleh pembelinya.

Yang membuat Fandi semakin terenyuh, ibu itu ternyata merupakan seorang wanita yang hidup sebatang kara.

"Sedih rasanya, sehari-hari beliau mencari nafkah sebagai pemulung, namun apabila musim durian beliau tengkulak durian (beli durian untuk dijual kembali). Mirisnya lagi beliau hidup cuma sebatang kara. Untuk teman2 khususnya yg di daerah blitar monggo dagangane ibuk e dilarisi nggeh. Dan bayarnya jangan pake uang palsu, kasihan ibuknya," cerita Fandi dalam postingannya.

Postingan itu pun membuat banyak warganet yang merasa terenyuh dengan ibu penjual durian tersebut. Tak sedikit pula yang menyebut penipu tersebut tega menipu ibu itu.

"100k bagimu. Mainan. Tapi bgi. Mereka ibu2 yg ngais rezeki mulung atau buruh cuci sangat berharga," komentar akun Arif Saifudin.

"Astagfirlloh,tega banget menipu orang tua,asal ingat saja yang di makan hasil haram,insyaAllah tidak barokah,seharusnya kita memberi tidak menipu seperti itu kasihan, aku untuk ibu semoga sehat,di lancarkan rezeky nya ingat hukum karma pasti ada," komentar akun Anggra Eni.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Dina
Zega

Zega

Editor
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US