The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Fakta Suami Bantai Istri di Badung, Stres Pengangguran Usai Di-PHK Sejak COVID-19
I Made Maranada membunuh istrinya Ni Luh Putu Russiani. (Ist)
News

Fakta Suami Bantai Istri di Badung, Stres Pengangguran Usai Di-PHK Sejak COVID-19

Senin, 21 Juni 2021 17:54 WIB 21 Juni 2021, 17:54 WIB

INDOZONE.ID - Pembunuhan yang dilakukan oleh I Made Maranada (34 tahun) terhadap istrinya, Ni Luh Putu Russiani (24 tahun) pada Jumat malam (18/6/2021), menggemparkan warga Banjar Sibang, Desa Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.

Warga mengerumuni rumah keluarga I Made Geliduh (65 tahun) dan Ni Nyoman Yeni (60 tahun), yang tak lain adalah orang tua Maranada.

Di rumah itulah Ni Luh Putu Russiani dibunuh oleh Maranada, tepatnya di garasi mobil. 

Ya, semenjak menikah, Maranada dan istrinya masih menumpang tinggal di rumah orang tuanya.

Namun, bukan itu yang mendorong Maranada membunuh istrinya. Ia diduga membunuh istrinya karena stres semenjak jadi penganggur usai di-PHK gara-gara Pandemi COVID-19.

Sudah hampir dua tahun berlalu, ia masih saja menganggur dan itu membuatnya bertambah stres. 

Apalagi, menurut jiran tetangga, sebelum pembunuhan itu terjadi, Maranada dan istrinya kerap cekcok mulut. Diduga, istrinya kerap memarahinya karena masih menganggur.

Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Gede Oka Bawa mengatakan, pembunuhan tersebut pertama kali diketahui oleh kedua orang tua pelaku Maranada.

Maranada menghabisi nyawa istrinya dengan cara menikam leher istrinya dengan pisau dapur, di garasi rumah orang tuanya.

Yang memilukan, ibu kandung Maranada, Ni Nyoman Yeni sempat menyaksikan bagaimana Maranada membantai menantunya itu.

Awalnya, Ni Nyoman Yeni yang saat itu berada di dalam kamar, mendengar suara teriakan menantunya dari arah garasi.

Merasa ada yang tidak beres, ia pun cepat-cepat berlari ke garasi. Saat berjarak sekitar dua meter dari garasi, betapa syoknya ia melihat anak kandungnya membantai menantunya.

"Jadi saksi membunuh korban," terang Gede Oka Bawa kepada wartawan.

Menyaksikan pembantaian itu, Ni Nyoman Yeni berteriak histeris sambil menangis, dan memanggil-manggil suaminya, I Made Geliduh.

Ketika datang menghampiri istrinya, I Made Geliduh terkejut bukan main melihat menantunya sudah dalam keadaan tewas bersimbah darah.

Marah atas perbuatan anaknya, I Made Geliduh sempat mencegah anaknya melarikan diri. Namun usahanya sia-sia, karena ia dipukul dengan keras.

Setelah memukul ayahnya, Maranada kemudian mencoba bunuh diri dengan cara menikam dadanya, namun percobaan bunuh diri itu gagal. Ia berhasil diselamatkan setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Perangkat desa setempat langsung melaporkan pembunuhan tersebut kepada pihak Polres Badung pada Sabtu dini hari (19/6/2021), berselang beberapa jam sejak pembunuhan itu.

Sedangkan jenazah Ni Luh Putu Russiani dibawa ke RS Badung Mangusada, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US