The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Geger! Bocah di Makassar Diculik Orang Tak Dikenal dan Ditukar dengan Tiga Karung Beras
Ilustrasi penculikan anak. (photo/Pexels/Pixabay/ilustrasi).
News

Geger! Bocah di Makassar Diculik Orang Tak Dikenal dan Ditukar dengan Tiga Karung Beras

Rabu, 08 September 2021 19:35 WIB 08 September 2021, 19:35 WIB

INDOZONE.ID - Seorang bocah berinisial AR (10) diculik orang tak dikenal (OTK), Selasa (7/9) kemarin di Makassar, Sulawesi Selatan. OTK tersebut meninggalkan bocah itu di sebuah warung untuk ditukar tiga karung beras, dengan alasan akan kembali menjemput anak itu.

Terkait hal tersebut, Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar Makassar di Sulawesi Selatan, terus menyelidiki kasus penculikan anak tersebut.

"Sudah dilaporkan kepada pimpinan agar mendapat atensi penyelidikan atas kasus ini," kata Bhayangkara Binkamtibmas Kelurahan Ballaparang, Rabu (8/9) dikutip dari ANTARA.

Diketahui, korban diiming-imingi uang untuk ikut naik di motornya dengan alasan jalan-jalan.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Soroti Video Penangkapan Coki Pardede: Tak Usah Gagah-gagahan

Bocah itu dijemput pelaku di Jalan Maccini Gusung, Kecamatan Makasar. Pelaku kemudian berputar-putar membawa korban sambil mencari sasaran warung ataupun toko kelontong yang menjual beras.

Hingga akhirnya menemukan target warung di Jalan Pelita Raya, Kelurahan Ballaparang. Pelaku lalu menurunkan bocah itu, lalu mengambil beras dengan alasan lupa membawa uang dan akan kembali menjemput korban karena sebagai bentuk jaminan.

"Modusnya, sampai di warung dia (pelaku) pura-pura lupa bawa dompet, kemudian anak itu disimpan sebagai jaminan untuk dipercaya. Ada tiga karung beras dibawa pelaku," ungkap Syarifuddin.

Informasi dari korban penjual beras, pelaku menggunakan motor matik dengan ciri-ciri orangnya agak tinggi, dan kurus.

Kejadian ini merupakan kali ketiga di wilayah Kecamatan Rappocini. Modusnya, tega menukar anak kecil dengan beras maupun tabung gas atas jaminan korban dititip di warung itu.

Korban pemilik warung beras, Risnawati menceritakan, pelaku saat itu singgah dan mau membeli beras, dengan alasan ada acara pengantin tetapi lupa membawa uang. Total pengambilan 35 kilogram beras, kerugian Rp500.000.

Beberapa saat kemudian Risnawati baru sadar setelah anak ini menangis dan menanyakan, apakah itu kakaknya, korban mengatakan bukan, hanya dijemput pelaku di dekat rumahnya setelah dijanjikan diberi uang Rp15 ribu.

Kini bocah tersebut telah dipulangkan ke rumahnya. Orangtua korban, Jufri (38) sempat cemas, anaknya belum pulang sejak bermain disekitar rumahnya pagi tadi, namun menjelang sore belum muncul.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Kana
Kana

Kana

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US