The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV, Polda Metro Tambah Personel di Tim Khusus
Tim gabungan Polisi dan TNI melakukan evakuasi dan identifikasi jenazah editor Metro TV Yodi Prabowo. (ANTARA/Laily Rahmawaty)
News

Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV, Polda Metro Tambah Personel di Tim Khusus

Agar segera terungkap.

Rabu, 15 Juli 2020 08:21 WIB 15 Juli 2020, 08:21 WIB

INDOZONE.ID - Jumlah anggota yang tergabung dalam tim khusus antara Polda Metro Jaya dengan Polres Metro Jakarta Selatan diperbanyak. Penambahan anggota itu bertujuan agar proses penyidikan di kasus ini dapat segera terungkap dalam waktu dekat.

"Tim ini masih bergerak terus dan memang agak ditambah personel perkuatan, personel yang administrasi siapa, khusus CCTV siapa, lapangan siapa. Nanti ada beberapa lagi tim-tim lain yang bergerak mencari," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Rabu (15/7/2020).

Yusri tidak membeberkan jumlah pasukan yang ditambah pihaknya untuk menyelidiki kasus ini. Polisi berharap dengan ditambahnya personel yang menyidik kasus ini diharapkan kasus ini segera terungkap.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa diselesaikan perkara ini," beber Yusri.

Lebih jauh Yusri mengatakan tim khusus ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Tim ini juga dibagi menjadi dua dan salah satu tim ini bertugas mencari rekaman CCTV sebanyak-banyaknya.

"Tim dari sore kemarin menelusuri apakah masih ada CCTV yang masih bisa diambil untuk dijadikan petunjuk bagi penyidik  karena beberapa keterangan yang memang masih harus kita kembangkan dan jadi kemungkinan akan bertambah lagi saksi-saksi nanti," kata Yusri.

Seperti diketahui, Editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan tewas penuh luka di pinggir Jalan Tol Jorr Ulujami. Sebelum ditemukan tewas, Yodi sempat hilang tanpa kabar selama tiga hari.

Polda Metro Jaya sebelumnya sudah mengungkap hasil otopsi jasad korban. Hasilnya terdapat dua luka tusukan benda tajam yang posisinya sangat fatal yakni di leher hingga merobek leher dan di dada yang menusuk hingga menembes iga dan paru-paru korban.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Yulia Marianti
Samsudhuha Wildansyah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US