The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Jerinx SID Tulis Tiga Pesan dari Balik Jeruji Besi, Ingatkan 'Karma Itu Nyata'
Surat Jerinx SID (Instagram @ncdpapl)
News

Jerinx SID Tulis Tiga Pesan dari Balik Jeruji Besi, Ingatkan 'Karma Itu Nyata'

Jumat, 28 Agustus 2020 21:44 WIB 28 Agustus 2020, 21:44 WIB

INDOZONE.ID - I Gede Ari Astina alias Jerinx menulis surat yang ditujukan kepada publik.

Drummer I Gede Ari Astina alias Jerinx ini menulis surat itu dari balik jeruji tahanan Polda Bali.

Surat tersebut kemudian diunggah ke media sosial oleh istrinya, Nora Alexandra, pada Kamis (27/8/2020) lalu.

Pada surat itu, ada tiga poin yang disampaikan Jerinx.

Yang pertama dia menawarkan jadi relawan untuk diperiksa petugas medis. 

Hal ini ditawarkan Jerinx lantaran dirinya terbukti tidak terjangkit virus corona meski sudah banyak melakukan kontak fisik dengan orang lain sebelum ditahan.

"Saya siap lahir batin menjadi relawan agar bangsa yang saya cintai ini lekas terbebas dari rasa takut yang berlebihan," tulis Jerinx.

Kedua, Jerinx menulis bahwa dirinya tidak cengeng meski mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Menurutnya, itu memang hak setiap orang. Dia juga mengajukan penangguhan karena melihat banyak konflik kepentingan di dalam kasus ini.

"Yang cengeng itu adalah mereka-mereka yang melanggar protokol kesehatan tetapi bebas dari jerat hukum karena dekat dengan kekuasaan," tulisnya.

Jerinx juga menyindir pihak yang menertawakan aksi sosial pembagian pangan seperti yang dulu sering dilakukannya.

"Yang tidak berpendidikan adalah mereka yang memanfaatkan kekuasaan untuk menginjak hak warganya lalu berlagak paling suci seolah tanpa dosa, leluhur Bali tidak buta, KARMA itu nyata," sambung Jerinx.

Yang terakhir, Jerinx menulis pesan ajakan bagi rekan-rekannya agar tidak diam dan membiarkan ketidakadilan menimpa rakyat kecil.

Khususnya terkait kebijakan rapid dan swab test.

"Negara kita memiliki anggaran ratusan triliun rupiah untuk pandemi ini sudah seharusnya tak ada lagi rakyat miskin yang diharuskan membayar untuk rapid dan swab test," tulis Jerinx.

Seperti diketahui, Gede Ari Astina alias Jerinx sudah lebih dari dua pekan mendekam di sel tahanan Polda Bali.

Hal ini buntut laporan yang dibuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI). IDI merasa dirugikan dengan unggahan Jerinx di media sosialnya beberapa waktu lalu.

Baca isi surat Jerinx selengkapnya di bawah ini:

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by MADAM VLAMINORA (@ncdpapl) on

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda Fahriza Batubara
JOIN US
JOIN US