The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

CEK FAKTA: Benarkah Rapid Test di Bandara Soetta Dibanderol Rp 550 Ribu?
Sejumlah petugas melakukan rapid test terhadap penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Instagram/@soekarnohattaairport)
News

CEK FAKTA: Benarkah Rapid Test di Bandara Soetta Dibanderol Rp 550 Ribu?

Sabtu, 16 Mei 2020 10:32 WIB 16 Mei 2020, 10:32 WIB

INDOZONE.ID - Baru-baru viral sebuah video yang memperlihatkan antrean rapid test di sebuah titik bandara yang diduga berlokasi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). 

Pada keterangan video yang salah satunya dibagikan oleh akun Twitter @Isema13, tertulis bahwa biaya rapid test dipatok sebesar Rp 550 ribu.

"Sebelum check in bayar rapid tes dl Rp 550.000, tanpa terkecuali... Waoo bisnis baru di bandara.. Halo @kemenhub151 Benarkah ini?" demikian tulis akun tersebut.

Pada video itu terdengar suara seorang pria yang diduga perekamnya. Rapid test itu direkam dari jarak jauh dan sejumlah petugas keamanan mondar-mandir mengawasi pemeriksaan.

"Luar biasa ketatnya. Jadi kalau terbang biayanya mahal sekali ini. Ongkos tiketnya udah mahal, untuk rapid test-nya udah 550 ribu nih. Gila," katanya.

Unggahan tersebut pun telah di-retweet sebanyak 1,4 ribu kali dan disukai 1,8 ribu dan menuai banyak kecaman dari netizen.

"Cara memeras secara legal. Rakyat dijebak dengan kebijakan yang amburadul," tulis akun @Madon.

"Para bangsat bangsa selalu berusaha mendapat keuntungan di segala situasi," komentar @WesandriYusir.

"Edan, selagi bisa ayo rakyat diperas terus," tulis @Sugengharisant1.

Namun, benarkah rapid test di Bandara Soetta maupun di bandara-bandara lainnya dikenakan biaya Rp 550 ribu?

Indozone menelusuri faktanya melalui akun Instagram Bandara Soetta, @soekarnohattaairport. Ternyata, tidak ada layanan rapid test di Bandara Soetta maupun di bandara lainnya yang berada di bawah pengelolaan Angkasa Pura (AP) II untuk penumpang yang akan berangkat.

Penumpang yang akan terbang harus menyediakan sendiri hasil rapid test atau swab sebagai bukti bebas COVID-19, sebelum tiba di bandara.

Adapun biaya rata-rata rapid test di rumah sakit adalah Rp 500 ribu, sedangkan biaya tes swab mencapai Rp 1 juta, tergantung rumah sakitnya.

Bandara-bandara di bawah AP II sendiri memang menyediakan layanan rapid test gratis, namun itu hanya dikhususkan bagi penumpang WNI atau WNA yang baru turun dari luar negeri.

Jadi, kesimpulannya, kabar viral soal biaya rapid test di Bandara Soetta itu Rp 500 ribu, tidak benar atau hoaks. Yang benar adalah tidak ada layanan rapid test di bandara. Penumpang yang ingin mendapatkan surat bebas COVID-19 harus mengurusnya secara mandiri di instansi kesehatan yang melayani rapid test, sebelum datang ke bandara. Tentu dengan membayar sejumlah uang sehingga membuat ongkos penerbangan semakin berat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
JOIN US
JOIN US