The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anies Pilih Perpanjang PPKM Mikro Ketimbang Tarik Rem Darurat saat Covid-19 Meroket
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
News

Anies Pilih Perpanjang PPKM Mikro Ketimbang Tarik Rem Darurat saat Covid-19 Meroket

Ini alasannya.

Selasa, 15 Juni 2021 09:53 WIB 15 Juni 2021, 09:53 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih memilih memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro ketimbang tarik rem darurat saat Covid-19 Meroket di Ibu Kota. PPKM Mikro akan berlaku selama dua pekan, yakni hingga 28 Juni 2021.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kondisi pandemi Covid-19 di Ibu Kota menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, karena peningkatan terjadi terus-menerus dan signifikan, terutama pascalibur lebaran.

Pada tanggal 31 Mei 2021 atau tepat padasaat perpanjangan PPKM Mikro sebelumnya, kasus aktif di Jakarta sudah menunjukkan angka 10.658 dengan positivity rate 7,6% dari hasil tes PCR.

“Selama dua minggu ini, kenaikannya konstan dan cenderung mengalami lonjakan hingga per 14 Juni 2021 kasus aktif di Jakarta mencapai angka 19.096 atau naik 9.000-an kasus," ungkap Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Polri Masih Buru Sejumlah DPO Jaringan 1,1 Ton Sabu 

"Bahkan, beberapa hari ini pertambahan kasusnya mencapai 2.000, 2.300, 2.400, dan 2.700 dengan kenaikan positivity rate yang juga signifikan di angka 17,9%,” tambahnya.

Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, dan menerapkan aturan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Lonjakan kasus aktif yang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, membuat seluruh pihak harus ekstra waspada mencegah Ibu Kota masuk ke fase genting pascalibur Hari Raya Idul Fitri," tandas Widyastuti.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fiddy Anggriawan
Sarah Hutagaol
JOIN US
JOIN US