The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Massa Demo, Ini yang Dibahas
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (INDOZONE/Harits Tryan)
News

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Massa Demo, Ini yang Dibahas

Salah satunya PPP

Kamis, 21 April 2022 19:05 WIB 21 April 2022, 19:05 WIB

INDOZONE.ID - Pimpinan DPR RI yang diwakilkan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel menemui sejumlah perwakilan demonstran dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dan Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI). Lalu apa saja pembahasannya?

Menurut Dasco, perwakilan dari Gebrak dan AMI itu menyampaikan beberapa poin. Selaku pimpinan DPR mereka pun menerima aspirasi tersebut.

“Kami selaku pimpinan berdua dengan pak Rachmat Gobel, barusan menerima aspirasi tersebut,” ungkap Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Dasco mengaku turut melakukan diskusi dengan perwakilan Gebrak dan AMI. Diskusi itu pun bakal disampaikan ke pemerintah ataupun teman-teman di DPR.

Baca juga: Cuma Setahun Sekali Siaran Televisi Anak Dihapus dari Negara Ini, Kenapa?

“Kami ada beberapa hal yang kami diskusikan dengan kawan-kawan untuk kemudian masukkan kami di DPR, untuk nanti kita share ke teman-teman dan juga tentunya, kepada pemerintah,” bebernya.

Revisi PPP

Salah satu perwakilan massa, Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Indonesia (Kasbi) Nining Elitos menuturkan, ada sejumlah aspirasi yang telah disampaikan langsung oleh gerakan buruh bersama aliansi mahasiswa kepada pimpinan DPR.

Salah satunya mengenai revisi  undang-undang No.12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundangan-Undangan (PPP) hingga kenaikan harga LPG.

"Pertama memang kami menyampaikan ada beberapa hal tentang revisi UU PPP, kedua tentang omnibus law, ketiga tentang penolakan kenaikkan BBM, sembako, migor, LPG, dan PPN. Di mana dengan berbagai macam kenaikkan ini berimbas, berimplikasi dengan kebutuhan masyarakat," beber Nining.

Menurut Nining, dari kenaikan komoditas tersebut memberikan dampak kepada kebutuhan masyarakat. Sebab dua tahun terakhir pascapandemi upah buruh tidak terjadi kenaikan, tapi dalam hal ini dengan berbagai macam berimplikasi semakin lemahnya daya beli masyarakat.

"Sehingga kami sampaikan agar pimpinan DPR termasuk yang ada di wakil-wakil rakyat di DPR harus jadi perhatian serius karena penderitaan rakyat," tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Rachmat Fahzry
Harits Tryan Akhmad
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US