The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Begini Kondisi Terkini Polisi yang Dikeroyok Saat Bubarkan Balap Liar di Pondok Indah
Konferensi pers kasus pengeroyokan polisi di Pondok Indah, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah).
News

Begini Kondisi Terkini Polisi yang Dikeroyok Saat Bubarkan Balap Liar di Pondok Indah

Bagaimana kondisinya?

Rabu, 08 Desember 2021 20:04 WIB 08 Desember 2021, 20:04 WIB

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya memberikan kabar terkait kondisi Brigadir Irwan, polisi yang dikeroyok saat membubarkan aksi balap liar di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kondisi polisi tersebut masih mengalami sakit di bagian ulu hati dan saat ini masih dirawat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan. Kombes Zulpan menyebut korban mengalami sakit dibagian ulu hati.

"Karema mendapat pukulan, ulu hatinya sakit," kata Zulpan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/12/2021) 

Zulpan menyebut korban mendapat tindakan mulai dari pemukulan, tendangan hingga diseret. Karena hal itu lah korban merasa sakit di bagian ulu hati.

"Bagaimana dia dipukul dan diseret para tersangka. Dari video yang terlihat di medsos, korban terkait diseret," beber Zulpan.

Lebih jauh kini korban dirawat secara intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sedangkan pihak kepolisian sendiri masih mendalami berkaitan dengan kasus ini.

Seperti diketahui, seorang anggota polisi bernama Brigadir Irwan dikeroyok oleh sejumlah orang di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Selasa (7/12) dini hari dam sempat viral di media sosial. Dia dikeroyok saat berinisiatif membubarkan aksi balapan liar yang menghalangi laju mobil yang dikendarainya.

Saat membubarkan massa, salah satu provokator sempat meneriaki korban dengan sebutan 'polisi gadungan'. Massa pun dengan brutal mengeroyok korban.

Terkini, sebanyak enam orang pelaku pengeroyokan terhadap korban berhasil ditangkap. Mereka dikenakan Pasal 170 KUHP, Pasal 212 junto dan Pasal 214 KUHP dengan ancaman di atas delapan tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
JOIN US
JOIN US