The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Didakwa Terima Suap Rp25,7 Miliar, Edhy Prabowo Tetap Ngaku Tak Bersalah
Terdakwa Edhy Prabowo. (photo/ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
News

Didakwa Terima Suap Rp25,7 Miliar, Edhy Prabowo Tetap Ngaku Tak Bersalah

Kamis, 15 April 2021 15:23 WIB 15 April 2021, 15:23 WIB

INDOZONE.ID - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo didakwa menerima uang sebanyak US$77 ribu dan Rp24,625 miliar, sehingga totalnya mencapai sekitar Rp25,75 miliar dari para pengusaha pengekspor benih benur.

"Terdakwa Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan RI melalui Amiril Mukminin dan Safri menerima uang sejumlah 77 ribu dolar AS dari Suharjito selaku pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) dan melalui Amiril Mukminin, Ainul Faqih, Andreau Misanta Pribadi, dan Siswadhi Pranoto Loe menerima uang sebesar Rp24,625 miliar," kata Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ronald Worotikan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Dalam sidang perdana yang digelar secara virtual, Edhy Prabowo usai mendengar dakwaan jaksa memberikan pembelaan dengan menyatakan dirinya tak bersalah.

"Saya dari awal ketika masuk sini saya tidak bersalah, cuma saya bertanggung jawab atas yang terjadi kementrian saya, saya tidak akan lari dari tanggung jawab saya," ujar Edhy di Gedung KPK Jakarta, Kamis (15/4).

Meski mengaku tak bersalah, Edhy menyatakan siap menjalani proses hukum yang berlaku. Bahkan ia akan membuktikan dirinya tak bersalah.

"Sudah dibacakan, sudah didakwakan, sudah saya dengar, tinggal mohon doanya. Saya tinggal menghadapinya di persidangan nanti, saya berharap di pembuktianlah semua akan diambil keputusan yang terbaik," tegas Edhy.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan hari ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebut, Edhy Prabowo menerima 77 ribu dolar AS dari pemilik PT. Dua Putera Perkasa Pratama (PT. DPPP) Suharjito. Edhy menerima uang tersebut melalui Amiril Mukminin selaku sekretaris pribadinya, dan Safri yang merupakan Staf Khusus Menteri dan Wakil Ketua Tim Uji Tuntas Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster.

Sementara penerimaan uang sebesar Rp 24.625.587.250 diterima Edhy dari para eksportir benur lainnya. Namun, jaksa tak menyebut siapa saja eksportir tersebut.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Victor Median
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US