Usahamu Tak Update dengan Milenial? Siap-siap Gulung Tikar Nih
Ilustrasi pengusaha milenial (Pexels/Loe Moshkovska)
News

Usahamu Tak Update dengan Milenial? Siap-siap Gulung Tikar Nih

Inovasi baru

Kamis, 05 Desember 2019 16:54 WIB 05 Desember 2019, 16:54 WIB

INDOZONE.ID - Saat ini banyak perusahaan startup dalam bidang apapun bermunculan di Indonesia, salah satunya Anomali Coffee yang didirikan oleh Irvan Helmi. 

Dioperasikan sejak tahun 2007, Irvan sadar bentul bahwa konsep bisnis saat ini sudah tidak lagi berfokus semuanya pada transaksi penjualan. Jika melihat konsep Sustainable Development Goals (SDGs), maka harus ada tujuan yang jelas dalam sebuah perusahaan.

Pendiri Anomali Coffee Irvan Helmi (baju putih)
Pendiri Anomali Coffee Irvan Helmi (baju putih). (Indozone/Neni Suherni)

"Yang kita lakukan enggak lagi mengatakan transaksinya sales. Tanpa purpose yang jelaspun kita gak bisa maju, purpose adalah kesehatan sebuah perusahaan. Kalau kita melihat purpose, endingnya pasti akan positif," ujarnya saat menjadi panelis di acara B Corp Forum, di Gedung Graha Niaga Thamrin, Kamis (5/12).

Ia juga menilai, keberadaan tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), dimana menurutnya dana CSR itu diberikan jika ada sebuah perubahan yang terjadi di kawasan tersebut. 

Sehingga harus ada perubahan dalam konsep membangun perusahaan masa kini, dimana semua pihak harus bisa saling menguntungkan.

"Jangan terlalu berlaku besar, jangan hanya CSR saja. Yang perlu kita lakukan adalah supply change, harus memperkaya sama-sama," ungkapnya.

Senada dengan Irvan, Staf Ahli Menteri Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Bappenas, Amalia Andinggar Widyasanti menegaskan jika anda ingin mencapai sustainable business maka harus ada inovasi baru.

"Bicara soal sustainable business harus ada inovasi baru dalam menciptakan proses bisnis yang baru. Dan itu perlu reformasi di setiap tahapan, itu yang kami inginkan. Oleh sebab itu, B Corp menjadi salah satu cara sektor untuk memberikan kontribusi nyata pencapaaian SDGs," ungkapnya.

Oleh sebab itu, jika kalian perusahaan yang ingin berkonsep sustainable business, maka perusahaan Sahabat Indozone jangan ragu berubah dan mengikuti tren para milenial ya. 

"Jadi konsumen trendnya sudah mengikuti trend sustainable consumtion, produsen kalau tidak mengikuti taste dari konsumen saat ini ya akan ketinggalan," pungkasnya.

Artikel Menarik Lainnya: 

TAG
Indozone
Nani Suherni
Bela

Bela

Writer
Nani Suherni

Nani Suherni

Reporter

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU