3 Info Menarik dari Ari Askhara yang Mencuat ke Publik
Ari Askhara (tengah) bersama pilot dan awak kabin Garuda Indonesia (Instagram/@hennydwisetya)
News

3 Info Menarik dari Ari Askhara yang Mencuat ke Publik

Punya "teman dekat" hingga miliki harta Rp37.5 miliar

Jumat, 06 Desember 2019 19:25 WIB 06 Desember 2019, 19:25 WIB

INDOZONE.ID - Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir memecat Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara kemudian mulai membuka satu persatu informasi yang selama ini belum banyak diketahui publik.

Nampaknya ini menjadi semacam pemicu berbagai pihak untuk membongkar dan membuka informasi yang selama ini tidak semua terpublikasi. Tidak tanggung-tanggung yang membongkar 'borok' tersebut salah satunya adalah bawahan dari Ari Askhara yaitu awak kabin Garuda.

Berikut informasi terbaru yang dihimpun Indozone:

1. Punya "Teman Dekat" Pramugari

Ketua Umum Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), Zaenal Muttaqin, membenarkan Direktur Utama Garuda non aktif, Ari Askhara, memiliki hubungan dekat dengan salah satu Pramugari Garuda berinisial P. 

IKAGI
Konferensi pers IKAGI di RA Residence, Kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Jumat (6/12). (Indozone/Sigit Nugroho)

"Soal rumor yang beredar di media sosial soal, maaf kami tidak bilang 'selir', bahwa ada salah satu teman kami (pramugari) yang 'dekat' dengan Ari Askhara," ujar Zainal dalam konferensi pers di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (6/12). 

Ketika ditanya lebih jauh terkait sosok P yang dimaksud, Zaenal enggan menceritakan lebih dalam. Namun, Zaenal memberi sinyal sosok P tersebut merupakan pramugari yang berasal dari Bali.

"Pokoknya salah satu dari kawan kami, ya jelas pramugari," tuturnya.

2. Peran di Balik Tingginya Harga Tiket Pesawat

Tingginya harga tiket pesawat masih menjadi masalah yang belum teratasi hingga saat ini. Bayangkan saja pada Mei 2019 sempat viral harga tiket pesawat Garuda Indonesia dari Bandung ke Medan mencapai Rp21,9 juta untuk kelas bisnis.

Pemecatan Ari Askhara kemudian membuka informasi terbaru terkait kenapa tiket pesawat bisa mahal hingga membuat industri pariwisata lesu yang diungkapkan Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani.

Haryadi B. Sukamdani
Haryadi B. Sukamdani (Antara/ Ujang Zaelani)

Ia mengaku gembira mendengar kabar tersebut karena menurutnya, pergantian Dirut Garuda Indonesia akan berdampak positif dengan meningkatnya kinerja industri pariwisata yang sempat lesu belakangan ini.

"Terus terang kami dengan adanya pergantian Direktur Utama Garuda ini, saya sebagai Ketua PHRI dari sektor pariwisata gembira banget," katanya kepada sejumlah wartawan, Jumat (6/12).

Ia menduga selama ini pihak Garuda telah menciptakan kartel dan mendikte pasar dengan cara-cara seperti menekan operator jasa layanan penjualan tiket seperti Traveloka.

"Selama ini ada upaya untuk membuat kompetitif tapi dipersulit. Terus terang saya sebagai Ketua PHRI dari sektor pariwisata gembira banget. Kita yang complain paling berat karena dia (Ari Askhara) dalam tanda petik nih yang kami bilang penyebabnya," ungkapnya.

3. Harta Kekayaan Mencapai Rp 37,5 Miliar

Menurut keterangan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 28 Maret 2019, tercatat harta kekayaan Ari Askhara berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebesar Rp37,5 miliar.

Berikut rinciannya:

  1. Tanah Seluas 2.000 m2 di Bogor senilai Rp9 miliar.
  2. Tanah dan bangunan seluas 123 m2/45 m2 di Bogor seharga Rp400 juta.
  3. Tanah dan bangunan seluas 135 m2/7214 m2 di Bogor seharga Rp500 juta.
  4. Tanah dan bangunan seluas 337 m2/208 m2 di Kota Jakarta Timur dari hibah tanpa akta Rp1.895.625.000
  5. Tanah seluas 200 m2 di Kota Denpasar yang didapat dari hibah tanpa akta seharga Rp2,4 miliar.
  6. Tanah seluas 200 m2 di Gianyar yang didapat dari hibah tanpa akta seharga Rp2.750.000.
  7. Tanah seluas 3.450 m2 di Buleleng seharga Rp690 juta.
  8. Satu mobil Mitsubishi Pajero Sport 2012 seharga Rp325 juta.
  9. Mobil sedan Mazda 6 keluaran 2017 seharga Rp420 juta.
  10. Minibus Lexus keluaran 2016 seharga Rp625 juta.
Harley Davidson
Motor Harley Davidson dan sepeda lipat Brompton yang diselundupkan melalui pesawat Garuda Indonesia. (Indozone/Sigit Nugroho)

Selain daftar kekayaan di atas, Ari Askhara juga tercatat memiliki harta bergerak lain senilai Rp95 juta. Kas dan setara kas senilai Rp10.4 miliar ditambah harta lainnya senilai Rp2,38 miliar. Ia juga tercatat tidak memiliki hutang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Indozone
Sigit Nugroho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU