The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Viral! Seleb TikTok Ini Tanggapi Soal Penganiayaan Perawat di Sumsel: Ini Teguran Keras!
Seleb TikTok yang peringatkan perawat. (Tangkapan Layar/TikTok/@ratu_entok2)
News

Viral! Seleb TikTok Ini Tanggapi Soal Penganiayaan Perawat di Sumsel: Ini Teguran Keras!

Minggu, 18 April 2021 13:04 WIB 18 April 2021, 13:04 WIB

INDOZONE.ID - Belakangan ini media sosial ramai memperbincangkan soal penganiayaan kepada perawat yang dilakukan oleh seorang pria di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan. Aksi penganiayaan yang dilakukan keluarga pasien tersebut terjadi pada Kamis (15/4/2021) siang.

Banyak publik yang mengecam aksi pria yang melakukan penganiayaan tersebut. Namun, ada salah satu seleb TikTok justru memperingatkan para perawat lewat video TikTok-nya.

Baca Juga: Beri Dukungan, Gubernur Sumsel Video Call Perawat RS Siloam yang Dianiaya Ayah Pasien

Lewat akun TikTok @ratu_entok2, seleb TikTok itu menyampaikan pengalamannya tentang kelakuan perawat di rumah sakit. Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut merupakan teguran keras untuk para perawat dalam melayani pasien.

"Lepas dari salah gak salahnya si perawat, mungkin ini pukulan untuk semua rumah sakit, pukulan besar untuk semua perawat-perawat di muka bumi Indonesia ini. Ini supaya kelen sadar, kelen sudah disumpah, makanya jangan pilih-pilih bulu," katanya di video itu.

Pemilik akun TikTok itu merasa bahwa para perawat selama ini sangat bersikap angkuh saat melayani pasien di rumah sakit. Terlebih saat merawat pasien dari kalangan menengah ke bawah.

"Ini pukulan besar untuk semua perawat-perawat ya, karena selama ini kelen banyak yang sombong, banyak yang lantam. Apalagi kalo merawat dari orang-orang miskin, dari BPJS, dari pake surat miskin dari pake surat KIS, hah muka perawat kek tong sampang!" unggkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa si keluarga pasien bisa saja sangat sayang kepada anaknya sehingga melakukan penganiayaan tersebut. Ia juga menilai bahwa si keluarga pasien melakukan itu lantaran panik dengan kondisi infus yang terputus.

"Gak tau lah ya, mungkin bapak itu sayang kali sama anaknya namanya kita dalam kondisi sakit, infus putus ya mungkin bapak itu silap, kalap," katanya menilai si pelaku penganiaya.

Terakhir ia menyampaikan harapannya kepada para perawat agar sadar dengan kelakuannya selama ini dengan semangat yang berapi-api.

"Udah la ya, perawat-perawat ini sadar kalian sadar! supaya kelen jangan pernah sepele sama pasien, mampus!" pungkasnya.

TAG
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US