The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Hoax! Sebut Warga Bekasi Ditangkap saat Salat Ied, Samakan dengan Nasib Muslim Uighur
Sekitar 30 orang diamankan oleh kepolisian Malaysia karena diduga melanggar aturan lockdown. (Istimewa)
News

Hoax! Sebut Warga Bekasi Ditangkap saat Salat Ied, Samakan dengan Nasib Muslim Uighur

Kejadian di Malaysia

Jumat, 23 Juli 2021 16:54 WIB 23 Juli 2021, 16:54 WIB

INDOZONE.ID - Memang sangat sulit memberantas hoax atau hoaks apalagi banyak tipikal orang-orang yang begitu dapat info di grup langsung forward atau menyebarkannya lagi. Kali ini sebuah video penangkapan sejumlah orang karena melaksanakan salat ied yang katanya terjadi di Bekasi.

Setelah dicek kebenarannya, ternayta kejadian dimana memperlihatkan sejumlah orang diangkut ke dalam mobil dengan tangan diborgol, bukan terjadi di Bekasi melainkan di Malyasia. Info hoax yang menyebut kejadian tersebut ada di Bekasi banyak tersebar di sosial media, yang mana salah satu akun yakni Amey Firdous memposting video tersebut di facebook.

"Nasib saudara-saudara kita di bekasi. Gara-gara mau sholat eid, mereka ditangkap, dirantai dan dikerangkan. Sudah seperti di Uyghur, Tibet dan Burma, Astagfirullah," tulisnya dalam postingannya.

hoaks
Tangkapan layar postingan hoaks di facebook. (Facebook/Amey Firdaus)

Ada juga yang disebar melaui group whatsapp dimana dalam narasinya, lagi-lagi menyebut kejadian itu ada di Bekasi lalu menyamakan lagi dengan nasib kaum muslim di Uyghur.

"Nasib saudara-saudara kita di bekasi. Gara-gara mau sholat eid, mereka ditangkap, dirantai dan dikerangkan. Sudah seperti di Uyghur, Tibet dan Burma. Nih rezim zolim sezolim-zolimnya, jangan-jangan ini test setelahnya bisa-bisa berlanjut nih kondisi seperti ini, selamat datang di Uygur," isi pesan dalam group tersebut.

hoaks
Tangkapan layar percapakan di whatsapp group. (Twitter/@volkatif)

Dalam penelusuran Indozone, video tersebut terjadidi di ebuah rumah di kawasan Taman Selayang Utama, Batu Caves, Selangor, Malaysia yang digerebek petugas polisi kerajaan Malaysia karena melanggar protokol kesehatan. Kabarnya, banyak yang ditangkap adalah Warga Negara Indonesia.

Perlu diketahui, Pemerintah Malaysia pada saat ini sedang melakukan lockdown, guna memutus mata rantai peneyberan Covid-19 di negara tersebut. Dan penggerebekan tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat setempat karena terlihat situasi yang ramai dan berkerumun.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US